Nasib R Kelly: Sudah Jatuh Miskin, Bakal Dibui pula

Selasa, 28 September 2021 - 10:30 WIB
loading...
A A A
Pada Juli 2018, R. Kelly merilis sebuah lagu berdurasi 19 menit di Spotify, lagu yang menjadi tempat curhatnya atas berbagai macam tuduhan. Di lagu ini juga Kelly mengaku bangkrut dan perlu tur "hanya untuk membayar sewa".

Dasar nasib, perjuangan keuangannya diperparah oleh fakta bahwa ia tidak dapat melakukan tur di banyak negara karena pengawasan atas kontroversinya, dan tur AS-nya sering dihalangi oleh para pemrotes. Makin cilaka, ketika Spotify dan layanan streaming lainnya telah berhenti menyajikan lagu-lagunya di daftar putar publik mereka.

Baca juga: Belum Usai Evergrande, China Alami Krisis Energi seperti Inggris

Pada 14 Januari 2019, RCA/Sony, label rekamannya, mengungkapkan bahwa mereka menunda semua rilis musiknya di masa depan. Alhasil, secara efektif keputusan itu telah membekukan Kelly untuk menghasilkan lebih banyak uang.

Jika nanti vonis atas Kelly telah ditetapkan secara hukum, maka perusahaan label benar-benar akan memutus kontrak dan meninggalkanya. Suatu langkah yang selama ini sedang ditunggu-tunggu namun tak bisa dilakukan karena Kelly masih belum dihukum atas semua tudingan kejahatannya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Rekomendasi
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved