Nasib R Kelly: Sudah Jatuh Miskin, Bakal Dibui pula

Selasa, 28 September 2021 - 10:30 WIB
loading...
Nasib R Kelly: Sudah...
Penyanyi R Kelly dinyatakan bersalah atas tuduhan yang dilakukannya. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Penyanyi asal Amerika Serikat Robert Sylvester Kelly atau lebih tenar dipanggil R Kelly benar-benar tak berkutik. Setelah menjalani persidangan selama hampir dua bulan, pada Senin kemarin (27/9/2021), pengadilan Federal New York menyatakan Kelly bersalah melakukan pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak-anak selama dua puluh tahun.

Tak cuma itu, Kelly juga terbukti memperdagangkan perempuan antar-negara bagian AS yang berbeda dan memproduksi pornografi anak. Atas semua sepak terjangnya, penyanyi berusia 54 tahun itu bakal menjalani sisa hidupnya di balik jeruji besi antara 10 tahun penjara hingga seumur hidup.

Baca juga: Angelina Jolie Kepergok Berkencan Lagi dengan The Weeknd, Resmi Pacaran?

Apesnya lagi, selain menjadi pesakitan, kekayaan Kelly juga benar-benar ludes. Berdasarkan data celebritynetworth, kekayaan Kelly minus USD2 juta (Rp28,4 miliar, kurs Rp14.200), atau bisa dibilang dia memiliki utang sebesar itu.

Utang terbesar Kelly ada di IRS atau lembaga pengumpul pajak federal Amerika Serikat . Pada April 2020, Kelly mengungkapkan kepada hakim, bahwa ia berutang hampir USD1,9 juta kepada IRS.

Tanpa penghasilan berarti selama 10 tahun atau bahkan seumur hidup, Kelly akan menambah panjang daftar musisi tenar yang bangkrut, alias menjadi "kere". Sebelumnya sederet artis atau musisi top dunia pernah tercatat mengalami kebangkrutan, mulai dari Meat Loaf, MC Hammer, Tony Braxton (yang kemudian mencoba bangkit) hingga sang legendaris, alm. Michael Jakcson.

Padahal, menurut celebritynetworth, seandainya Kelly tidak pernah tersangkut perkara hukum, kekayaan bersihnya bisa dengan mudah mencapai USD50 hingga USD100 juta. Sialnya, perilaku maniak seks dan gaya hidupnya telah mengandaskan pelantun I Believe I Can Fly itu, tembang yang pernah melambungkan namanya di jagat musik pada tahun 1995.

Selama bertahun-tahun, Kelly dilaporkan telah membayar puluhan juta dolar untuk menyelesaikan lusinan tuntutan hukum yang diajukan oleh para wanita yang mengklaim dilecehkan. Kelly kehilangan sebagian besar kekayaan bersihnya setelah menceraikan Andrea Lee, istrinya yang mendampingi selama 1996-2009, tahun-tahun paling menguntungkan dalam karir Kelly.

Pada 2012, terungkap bahwa Kelly berutang USD5 juta atas pajak yang belum dibayar sejak tujuh tahun yang lalu. Pada tahun 2013 dia kehilangan rumahnya di Chicago karena penyitaan setelah tak membayar hipotek sejak 2010.

Pada tahun 2018, dia diusir dari dua rumah di daerah Atlanta setelah gagal membayar lebih dari USD30.000 untuk sewa. Dalam beberapa tahun terakhir dia tinggal di townhouse sewaan di Menara Trump Chicago.

Pada Juli 2018, R. Kelly merilis sebuah lagu berdurasi 19 menit di Spotify, lagu yang menjadi tempat curhatnya atas berbagai macam tuduhan. Di lagu ini juga Kelly mengaku bangkrut dan perlu tur "hanya untuk membayar sewa".

Dasar nasib, perjuangan keuangannya diperparah oleh fakta bahwa ia tidak dapat melakukan tur di banyak negara karena pengawasan atas kontroversinya, dan tur AS-nya sering dihalangi oleh para pemrotes. Makin cilaka, ketika Spotify dan layanan streaming lainnya telah berhenti menyajikan lagu-lagunya di daftar putar publik mereka.

Baca juga: Belum Usai Evergrande, China Alami Krisis Energi seperti Inggris

Pada 14 Januari 2019, RCA/Sony, label rekamannya, mengungkapkan bahwa mereka menunda semua rilis musiknya di masa depan. Alhasil, secara efektif keputusan itu telah membekukan Kelly untuk menghasilkan lebih banyak uang.

Jika nanti vonis atas Kelly telah ditetapkan secara hukum, maka perusahaan label benar-benar akan memutus kontrak dan meninggalkanya. Suatu langkah yang selama ini sedang ditunggu-tunggu namun tak bisa dilakukan karena Kelly masih belum dihukum atas semua tudingan kejahatannya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Rekomendasi
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Berita Terkini
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved