Harga Sedang Menggila, PLN Beberkan Strategi Amankan Batu Bara untuk PLTU
Jum'at, 01 Oktober 2021 - 15:27 WIB
loading...
PLN menegaskan telah menyiapkan langkah-langkah untuk mengamankan pasokan batu bara untuk PLTU di tengah meroketnya harga saat ini. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Harga batu bara belakangan ini meningkat tajam, menembus USD207 per ton dan diprediksi masih akan terus meningkat. Menyikapi fluktuasi harga dan permintaan global yang tinggi, PT PLN (Persero) menerapkan sejumlah strategi untuk memastikan ketersediaan batu bara bagi operasional pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) perseroan.
Dalam keterangan resminya, dijelaskan bahwa salah satu strategi PLN adalah dengan mendorong skema kontrak jangka panjang dengan penambang. Hal ini diyakini menjadi strategi jitu untuk mengamankan pasokan batu bara bagi pembangkit milik perseroan.
Baca Juga: Berpotensi Cuan, Saham Perbankan dan Batu Bara Layak Dilirik
Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan, pada saat harga batu bara internasional sangat murah, semua pemilik tambang ingin memasok ke PLN. Sementara itu, ketika harga batu bara merangkak naik, kondisi sebaliknya terjadi sehingga pasokan untuk PLN semakin berkurang.
"Ketika harga batu bara naik jadi USD80, pasokan ke PLN menurun drastis, bahkan carry over sampai sekarang. Itulah mengapa kita membenahi pengelolaan batu bara dengan membangun digitalisasi, atas bimbingan Kementerian ESDM," katanya falam siaran pers, Jumat (1/10/2021).
Dalam keterangan resminya, dijelaskan bahwa salah satu strategi PLN adalah dengan mendorong skema kontrak jangka panjang dengan penambang. Hal ini diyakini menjadi strategi jitu untuk mengamankan pasokan batu bara bagi pembangkit milik perseroan.
Baca Juga: Berpotensi Cuan, Saham Perbankan dan Batu Bara Layak Dilirik
Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan, pada saat harga batu bara internasional sangat murah, semua pemilik tambang ingin memasok ke PLN. Sementara itu, ketika harga batu bara merangkak naik, kondisi sebaliknya terjadi sehingga pasokan untuk PLN semakin berkurang.
"Ketika harga batu bara naik jadi USD80, pasokan ke PLN menurun drastis, bahkan carry over sampai sekarang. Itulah mengapa kita membenahi pengelolaan batu bara dengan membangun digitalisasi, atas bimbingan Kementerian ESDM," katanya falam siaran pers, Jumat (1/10/2021).
Lihat Juga :