Susul China, Kini Giliran India Terancam Krisis Listrik

Sabtu, 02 Oktober 2021 - 10:34 WIB
loading...
Susul China, Kini Giliran...
Seorang pria menggunakan senter ponselnya untuk menyantap semangkuk mie saat makan di sebuah restoran selama pemadaman listrik di Shenyang di Provinsi Liaoning, China. FOTO/AP/Olivia Zhang
A A A
CHENNAI - Setelah Inggris, Eropa dan China kini giliran India mengalami kelangkaan batu bara seiring melonjaknya permintaan energi dari sektor industri. Sinyal krisis energi listrik tersebut dipicu harga batu bara global yang menyentuh rekor tertinggi.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (2/10/2021) kenaikan harga bahan bakar pembangkit dipicu peningkatan permintaan di sektor industri di tengah tengah pengetatan pasokan batu bara. India berebut dengan China sebagai konsumen batubara terbesar di dunia yang kini berupaya meningkatkan impor di tengah krisis listrik.

Perusahaan listrik di India pun berebut untuk mengamankan pasokan batu bara karena persediaan mencapai titik terendah. Bahkan, lebih dari separuh dari 135 pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) hanya memiliki stok tak lebih dari tiga hari.

Baca Juga: Bukti Nyata, Krisis Listrik di China Benar-benar Gawat

Kenaikan harga minyak, gas, batu bara dan listrik memberi tekanan inflasi di seluruh dunia dan memperlambat pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19. Lembaga pemeringkat S&P CRISIL dalam laporannya menyatakan berebut pasokan impor batu bara diperkirakan akan terus berlanjut tidak hanya untuk pembangkit tapi juga sektor non-listrik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Menpar: Prambanan Jadi...
Menpar: Prambanan Jadi Jembatan Pariwisata Budaya dan Spiritual Indonesia-India
Rekomendasi
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved