Susul China, Kini Giliran India Terancam Krisis Listrik
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 10:34 WIB
loading...
A
A
A
Impor batu bara tidak terelakan karena satu-satunya pilihan untuk memenuhi permintaan bahan bakar pembangkit. Salah satu unit lembaga pemeringkat internasional ini memproyeksikan harga batu bara di Asia akan terus meningkat. Selain itu mereka juga memprediksi kelangkaan batu bara di India baru akan mulai membaik Maret tahun depan.
Harga batubara dari eksportir utama telah mencapai titik tertinggi dengan harga Newcastle Australia naik sekitar 50% mencapai USD207,70 per ton dan harga ekspor Indonesia naik 30% dalam tiga bulan terakhir. Berdasarkan perhitungan Reuters, patokan harga batu bara Indonesia bulan September tujuh kali lebih tinggi dari bahan bakar dengan kualitas serupa yang dijual oleh perusahaan batu bara India ke perusahaan listrik.
"Di pelelangan spot di India melakukan pembunuhan. Mereka menjual dengan harga premium 50-100% lebih tinggi," kata seorang pejabat senior yang bertanggung jawab atas pengadaan batu bara di sebuah operator utilitas besar India.
Lonjakan Permintaan Energi Industri Pembangkit listrik India juga bergulat dengan lonjakan permintaan dari industri karena aktivitas ekonomi pulih dari gelombang terbaru pandemi Covid-19. Konsumsi listrik di pusat-pusat industri termasuk Maharashtra, Gujarat dan Tamil Nadu tumbuh antara 13,9% dan 21% dalam tiga bulan yang berakhir September.
Ketiga negara bagian tersebut menyumbang hampir sepertiga dari konsumsi listrik tahunan India, dengan konsumsi listrik terbesar dari industri dan perkantoran. Selama dua kuartal terakhir sektor perumahan dan pertanian menjadi pendorong utama konsumsi listrik setelah gelombang pertama virus corona.
Harga batubara dari eksportir utama telah mencapai titik tertinggi dengan harga Newcastle Australia naik sekitar 50% mencapai USD207,70 per ton dan harga ekspor Indonesia naik 30% dalam tiga bulan terakhir. Berdasarkan perhitungan Reuters, patokan harga batu bara Indonesia bulan September tujuh kali lebih tinggi dari bahan bakar dengan kualitas serupa yang dijual oleh perusahaan batu bara India ke perusahaan listrik.
"Di pelelangan spot di India melakukan pembunuhan. Mereka menjual dengan harga premium 50-100% lebih tinggi," kata seorang pejabat senior yang bertanggung jawab atas pengadaan batu bara di sebuah operator utilitas besar India.
Lonjakan Permintaan Energi Industri Pembangkit listrik India juga bergulat dengan lonjakan permintaan dari industri karena aktivitas ekonomi pulih dari gelombang terbaru pandemi Covid-19. Konsumsi listrik di pusat-pusat industri termasuk Maharashtra, Gujarat dan Tamil Nadu tumbuh antara 13,9% dan 21% dalam tiga bulan yang berakhir September.
Ketiga negara bagian tersebut menyumbang hampir sepertiga dari konsumsi listrik tahunan India, dengan konsumsi listrik terbesar dari industri dan perkantoran. Selama dua kuartal terakhir sektor perumahan dan pertanian menjadi pendorong utama konsumsi listrik setelah gelombang pertama virus corona.
Lihat Juga :