RUPTL 2021-2030 Belum Juga Dirilis, Ini Alasan Pemerintah

Selasa, 05 Oktober 2021 - 14:59 WIB
loading...
RUPTL 2021-2030 Belum...
Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030 belum juga dirilis Kementerian ESDM. FOTO/Ilustrasi/ABCNews
A A A
JAKARTA - Pemerintah sangat berhati-hati dalam menyusun Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030 baik dari sisi kebutuhan demand listrik maupun dari sisi perencanaan pembangkitan, transmisi dan distribusi.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, proses pembuatan RUPTL kali ini relatif lebih lama dibandingkan proses RUPTL sebelumnya akibat pandemi Covid-19 yang penuh ketidakpastian yang mengakibatkan penurunan pertumbuhan ekonomi dan penurunan konsumsi tenaga listrik.

"Untuk itu memerlukan waktu untuk penyesuaian asumsi yang digunakan yang banyak melibatkan kementerian lembaga terkait," ujarnya pada Webinar Diseminasi RUPTL 2021-2030, Selasa (5/10/2021).

Baca Juga: PBB Mulai Khawatir Negara-negara Miskin di Dunia Tak Mampu Bayar Utang

Rida melanjutkan, lamanya penyusunan RUPTL kali ini juga dipengaruhi oleh berbagai kecenderungan global seperti menguatnya tuntutan negara dan konsumen besar atau internasional terhadap green product. "Penghentian institusi atau lembaga negara sponsor terhadap pembiayaan pembangkit fosil serta harga teknologi pembangkit listrik dari EBT yang semakin menurun dan kompetitif," ungkapnya.

Penyebab lain lamanya proses penyusunan RUPTL ini juga dipengaruhi oleh perkembangan kebijakan atau pemikiran di tingkat nasional seperti dorongan percepatan transisi energi, dorongan untuk mempercepat penerapan smart grid guna meningkatkan penetrasi EBT dan sekaligus meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan sistem tenaga listrik.

"Mempertimbangkan keterbatasan kemampuan investasi, saat ini PLN didorong untuk lebih fokus berinvestasi pada pengembangan dan penguatan sistem penyaluran tenaga listrik serta peningkatan pelayanan konsumen," kata Rida.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Batu Bara Acuan...
Harga Batu Bara Acuan Periode II Juli Naik Lagi, Kini Jadi USD131,85 per Ton
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
Polri Bakal Periksa...
Polri Bakal Periksa Kementerian ESDM Terkait Korupsi Pengadaan Batu Bara PLTU
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Rekomendasi
Menteri PU Dody Hanggodo...
Menteri PU Dody Hanggodo Respons Isu Kena Reshuffle: Ampun Bos Ampun
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
SPMB Sekolah Nasional...
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved