Penerapan Aplikasi PeduliLindungi Bisa Tingkatkan Omzet Pedagang Pasar
Rabu, 06 Oktober 2021 - 21:55 WIB
loading...
Pemerintah akan menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi di pasar rakyat. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan mengatakan penerapan aplikasi PeduliLindungi di pasar rakyat merupakan upaya pemerintah dalam memberikan jaminan rasa aman terhadap pengunjung.
Menurutnya, aplikasi PeduliLindungi menjadi bagian dari adaptasi kebiasaan baru dalam menggerakkan ekonomi di masa pandemi Covid-19 dan untuk mendukung operasional pasar rakyat sebagai tempat masyarakat berbelanja. Penerapan aplikasi itu sekaligus juga berkontribusi mengurangi risiko penyebaran Covid-19 di titik-titik aktivitas ekonomi masyarakat.
Baca juga: Siap-siap Bunda, PeduliLindungi Bakal Diterapkan di Pasar Rakyat
Saat meninjau uji coba penggunaan aplikasi PeduliLindungi dan pelaksanaan protokol kesehatan di Pasar Balubur Town Square (Baltos) dan di Pasar Sederhana, Kota Bandung, Jawa Barat, hari ini (6/10/2021), Oke mendapati pedagang dan pengola pasar Baltos sepenuhnya tervaksinasi.
Sedangkan di Pasar Sederhana, tingkat vaksinasi pedagang mencapai 30% dan pengelola pasar telah tervaksin 100%. Skor indeks pengendalian Covid-19 di Provinsi Jawa Barat sendiri tercatat di angka 76.
Menurutnya, aplikasi PeduliLindungi menjadi bagian dari adaptasi kebiasaan baru dalam menggerakkan ekonomi di masa pandemi Covid-19 dan untuk mendukung operasional pasar rakyat sebagai tempat masyarakat berbelanja. Penerapan aplikasi itu sekaligus juga berkontribusi mengurangi risiko penyebaran Covid-19 di titik-titik aktivitas ekonomi masyarakat.
Baca juga: Siap-siap Bunda, PeduliLindungi Bakal Diterapkan di Pasar Rakyat
Saat meninjau uji coba penggunaan aplikasi PeduliLindungi dan pelaksanaan protokol kesehatan di Pasar Balubur Town Square (Baltos) dan di Pasar Sederhana, Kota Bandung, Jawa Barat, hari ini (6/10/2021), Oke mendapati pedagang dan pengola pasar Baltos sepenuhnya tervaksinasi.
Sedangkan di Pasar Sederhana, tingkat vaksinasi pedagang mencapai 30% dan pengelola pasar telah tervaksin 100%. Skor indeks pengendalian Covid-19 di Provinsi Jawa Barat sendiri tercatat di angka 76.
Lihat Juga :