Krisis Energi Mulai Terasa di Singapura, Ini Tanda-tandanya

Selasa, 19 Oktober 2021 - 07:20 WIB
loading...
Krisis Energi Mulai...
Tanda-tanda krisis energi di Singapura mulai tampak nyata. Penyedia listrik swasta bertumbangan. FOTO/Ilustrasi/Pixabay
A A A
SINGAPURA - Tanda-tanda krisis energi mulai dirasakan di Singapura. Sejumlah penyedia listrik swasta tumbang akibat melambungnya harga energi global. Penyedia listrik independen terbesar di negara itu, iSwitch dan tiga perusahaan lain mulai meninggalkan pasar.

iSwitch Energy sebagai pengecer listrik swasta terbesar di Singapura pada 11 November 2021 memutuskan menghentikan penjualan akibat dihantam lonjakan harga energi global. Tiga penyedia listrik swasta lainnya, yakni Diamond Electric, Best Electricity Supply dan Ohm Energy telah berhenti menerima pelanggan baru dan menyerahkan kontrak jangka panjang ke penyedia lain.

"Penyedia listrik swasta tidak bisa menjual kepada pelanggan ritel karena tidak ekonomis. Soalnya, tarif triwulanan ditetapkan jauh di bawah harga pasar berjangka maupun spot," kata Kepala Energi Global di Simpson Spence Young James Whistler seperti dikutip dari The Straits Times, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga: Krisis Energi di Mana-mana, Waspada Dampak Buruk ke RI

Berdasarkan laporan, dari total 12 penyedia listrik swasta sekarang tinggal 8 pengecer akibat dihantam lonjakan harga energi global. Hal itu disampaikan oleh salah satu pelaku industri di Singapura.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
5 Negara Pengirim Modal...
5 Negara Pengirim Modal Terbesar ke Indonesia, Ini Rajanya dalam 10 Tahun Terakhir
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Cita-cita Prabowo 14...
Cita-cita Prabowo 14 Tahun Lalu: Ingin Rakyat Indonesia Punya Taraf Hidup Tak Kalah dari Singapura
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Rekomendasi
Apa Itu Ayat Salamun...
Apa Itu Ayat Salamun Rebo Wekasan?
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved