Gapki Serahkan Batik Sawit Nusantara ke Presiden Jokowi
Selasa, 19 Oktober 2021 - 20:53 WIB
loading...
A
A
A
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kolobarasi Lintas Generasi Batik Sawit Nusantara bisa dilihat di https://www.batiksawitnusantara.id/.
Wirasno perajin batik yang telah berkecimpung lebih dari 20 tahun mengatakan, penggunaan palm wax mampu mengimbangi paraffin dalam menghasilkan warna. “Hasil pewarnaan lebih tajam dan cerah karena tahan terhadap larutan alkali dan asam akibat zat pewarna sintesis,” kata pembatik yang telah melahirkan banyak mahakarya seni lukis batik tersebut.
(Baca juga:Gapki Sebut Permintaan Sawit Masih Tinggi di Tengah Pandemi)
Canting Wira sapaan Wirasno mengatakan, ke depan penggunaan palm wax sebagai malam batik lebih terjamin karena tidak perlu mengandalkan pasokan impor. Selain pasokannya mudah, inovasi yang dikembangkan BRIN akan memberi banyak perbaikan kualitas serta ada pesan Go Green dan Go Sustainability di dalammya.
Sementara itu, Direktur Utama BPPDKS Eddy Abdurrachman mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk mengembangkan kemitraaan dengan UMKM Batik Sawit Nusantara terutama di provinsi yang menjadi sentra sawit di Indonesia.
Saat ini, batik tidak hanya berkembang di Jawa, bahkan telah menyebar hingga ke Sumatera. “Karena keanekaragaman budaya, kami berharap desain dan corak batik karya anak bangsa akan lebih kaya sesuai dengan kearifan lokal. BPDPKS berkomitmen untuk mengembangkan UMKM Batik Sawit Nusantara di seluruh daerah di Indonesia,” kata dia.
Wirasno perajin batik yang telah berkecimpung lebih dari 20 tahun mengatakan, penggunaan palm wax mampu mengimbangi paraffin dalam menghasilkan warna. “Hasil pewarnaan lebih tajam dan cerah karena tahan terhadap larutan alkali dan asam akibat zat pewarna sintesis,” kata pembatik yang telah melahirkan banyak mahakarya seni lukis batik tersebut.
(Baca juga:Gapki Sebut Permintaan Sawit Masih Tinggi di Tengah Pandemi)
Canting Wira sapaan Wirasno mengatakan, ke depan penggunaan palm wax sebagai malam batik lebih terjamin karena tidak perlu mengandalkan pasokan impor. Selain pasokannya mudah, inovasi yang dikembangkan BRIN akan memberi banyak perbaikan kualitas serta ada pesan Go Green dan Go Sustainability di dalammya.
Sementara itu, Direktur Utama BPPDKS Eddy Abdurrachman mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk mengembangkan kemitraaan dengan UMKM Batik Sawit Nusantara terutama di provinsi yang menjadi sentra sawit di Indonesia.
Saat ini, batik tidak hanya berkembang di Jawa, bahkan telah menyebar hingga ke Sumatera. “Karena keanekaragaman budaya, kami berharap desain dan corak batik karya anak bangsa akan lebih kaya sesuai dengan kearifan lokal. BPDPKS berkomitmen untuk mengembangkan UMKM Batik Sawit Nusantara di seluruh daerah di Indonesia,” kata dia.
(dar)
Lihat Juga :