Jamkrindo Dampingi UMKM Peroleh Legalitas Izin Usaha

Selasa, 19 Oktober 2021 - 20:00 WIB
Jamkrindo Dampingi UMKM Peroleh Legalitas Izin Usaha
Jamkrindo memberikan pelatihan dan pendampingan perizinan legalitas usaha UMKM. FOTO/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jamkrindo memberikan pelatihan dan pendampingan perizinan legalitas usaha UMKM. Program tersebut diimplementasikan melalui pelatihan bertajuk UMKM bangkit dengan semangat kolaborasi yang diikuti sebanyak 1.500 UMKM secara daring.

"Fokus utama kami mengedukasi para pelaku UMKM tentang perizinan usaha, terutama pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB)," kata Kepala Divisi Manajemen Risiko dan PUKM Jamkrindo Ceriandri Widuri seperti dikutip melalui pernyataan resmi, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga: Jamkrindo Konsisten Dukung Kemajuan Kerajinan Perak Yogyakarta

Program pelatihan dan pendampingan tersebut bagian dari rangkaian kegiatan HUT Jamkrindo ke-51. Ceriandri berharap, dengan adanya pendampingan tersebut semakin banyak pelaku UMKM yang teregistrasi legalitas usahanya, sehingga mendapatkam jaminan perlindungan hukum dan bisnisnya semakin berkembang.

"Hal ini selaras dengan komitmen kami dalam mendukung peningkatan kapabilitas dan kapasitas usaha pelaku UMKM," ujar Ceriandri.

Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi & UKM Eddy Satria mengatakan Pemerintah senantiasa mendorong pelaku usaha mikro bisa naik kelas dengan bertransformasi dari usaha informal menjadi formal.



Salah satunya dengan mempermudah perizinan dan persyaratan kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui Online Single Submission (OSS) berbasis risiko.

"Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) adalah Sistem Perizinan Berusaha yang terintegrasi secara elektronik. Dalam aplikasi tersebut, jenis perizinan akan disesuaikan dengan tingkat risikonya. Perizinan antara UMKM dengan usaha besar tidak sama," jelasnya.

Untuk dapat melakukan akselerasi transformasi usaha informal ke formal, Kemenkop UKM telah membentuk Garda Transfumi (Transformasi Formal Usaha Mikro) bersinergi dengan MercyCorps Indonesia, Kementerian Investasi, BPJPH, dan BSN.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2360 seconds (11.252#12.26)