Digadang-gadang Gantikan Garuda Indonesia, Begini Persiapan Pelita Air
Kamis, 21 Oktober 2021 - 08:56 WIB
loading...
Pelita Air Service (PAS) digadang-gadang bakal menggantikan Garuda Indonesia. FOTO/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Nasib Garuda Indonesia diujung tanduk lantaran utang menumpuk. Kementerian BUMN pun selaku pemegang saham akan mengambil langkah kepailitan jika restrukturisasi utang mentok dan suntikan negara dihentikan.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Novie Riyanto mengungkapkan, sampai saat ini belum menerima kabar resmi terkait rencana penutupan Garuda Indonesia. Namun Pelita Air Serivice (PAS) yang digadang-gadang menggantikan Garuda Indonesia telah mempersiakan diri.
Berdasarkan laporan Kemenhub, saat ini PAS sedang mengurus sejumlah perizinan penerbangan seperti seperti Badan Usaha Utang Udara Berjadwal hingga proses memasukan Airbus 320 sebagai armada. "Tapi memang belum ada sampai soal pengambilalihan rute domestik. Setahu kita begitu," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (21/10/2021).
Baca Juga: Tantangan Berat Menanti Pelita Air Jika Gantikan Garuda
Kementerian BUMN dalam beberapa kesempatan menegaskan upaya restrukturisasi utang untuk selamatkan Garuda Indonesia terus dimaksimalkan. Namun, progres restrukturisasi hingga saat ini belum diketahui secara pasti.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Novie Riyanto mengungkapkan, sampai saat ini belum menerima kabar resmi terkait rencana penutupan Garuda Indonesia. Namun Pelita Air Serivice (PAS) yang digadang-gadang menggantikan Garuda Indonesia telah mempersiakan diri.
Berdasarkan laporan Kemenhub, saat ini PAS sedang mengurus sejumlah perizinan penerbangan seperti seperti Badan Usaha Utang Udara Berjadwal hingga proses memasukan Airbus 320 sebagai armada. "Tapi memang belum ada sampai soal pengambilalihan rute domestik. Setahu kita begitu," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (21/10/2021).
Baca Juga: Tantangan Berat Menanti Pelita Air Jika Gantikan Garuda
Kementerian BUMN dalam beberapa kesempatan menegaskan upaya restrukturisasi utang untuk selamatkan Garuda Indonesia terus dimaksimalkan. Namun, progres restrukturisasi hingga saat ini belum diketahui secara pasti.
Lihat Juga :