Kementan Genjot Percepatan Tanam, Bupati Luwu Utara Beri Dukungan Penuh
Rabu, 03 Juni 2020 - 22:33 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, dengan memproduksi pangan lokal kita telah mendukung ketahanan pangan nasional, juga turut membantu kesejahteraan para petani. Baca: Restrukturisasi KUR untuk Peternak Terdampak Covid-19
Program ini didukung Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani. Dukungan disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Malangke Barat, untuk menyerahkan bantuan bibit jagung, kakao dan alat mesin pertanian berupa alat pemipil jagung di Kecamatan Malangke Barat.
Pada kesempatan tersebut hadir Anggota DPRD Luwu Utara Amir Mahmud dan Muhammad Ibrahim, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Rusydi Rasyid dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Alauddin Sukri, serta Camat Malangke Barat.
Bupati Indah menekankan pentingnya menjaga ketersediaan pangan masyarakat terutama di masa pandemi Covid-19, tanpa mengesampingkan protokol kesehatan. Ditambah harus mempersiapkan diri dalam menghadapi musim kemarau panjang menurut prakiraan BMKG.
"Sesuai pesan Mentan dalam virtual meeting bersama para Gubernur dan Bupati beberapa waktu yang lalu, kita harus segera melalukan percepatan tanam pada komoditi padi dan jagung. Karena prakiraan BMKG awal musim kemarau akan terjadi di awal bulan Juli. Untuk itu, ketersediaan pangan menjadi perhatian lebih agar tetap terjaga ketersediannya, pertanian tidak boleh berhenti walau ditengah Covid-19," tegas Indah.
Program ini didukung Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani. Dukungan disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Malangke Barat, untuk menyerahkan bantuan bibit jagung, kakao dan alat mesin pertanian berupa alat pemipil jagung di Kecamatan Malangke Barat.
Pada kesempatan tersebut hadir Anggota DPRD Luwu Utara Amir Mahmud dan Muhammad Ibrahim, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Rusydi Rasyid dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Alauddin Sukri, serta Camat Malangke Barat.
Bupati Indah menekankan pentingnya menjaga ketersediaan pangan masyarakat terutama di masa pandemi Covid-19, tanpa mengesampingkan protokol kesehatan. Ditambah harus mempersiapkan diri dalam menghadapi musim kemarau panjang menurut prakiraan BMKG.
"Sesuai pesan Mentan dalam virtual meeting bersama para Gubernur dan Bupati beberapa waktu yang lalu, kita harus segera melalukan percepatan tanam pada komoditi padi dan jagung. Karena prakiraan BMKG awal musim kemarau akan terjadi di awal bulan Juli. Untuk itu, ketersediaan pangan menjadi perhatian lebih agar tetap terjaga ketersediannya, pertanian tidak boleh berhenti walau ditengah Covid-19," tegas Indah.
Lihat Juga :