Ini Biang Keladi Naiknya Harga Pupuk di Indonesia
Selasa, 02 November 2021 - 10:55 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Program Makmur Berhasil Tingkatkan Produtivitas Petani hingga 44 Persen
Dia menambahkan, sebagai perbandingan, saat ini di negara tetangga seperti Malaysia menjual pupuk urea di harga internasional, yaitu kisaran USD785. Sementara negara seperti Filipina yang tidak memiliki pabrik pupuk urea, harus menerima harga setara dengan harga internasional ditambah biaya distribusi.
Di samping itu, faktor lain yang turut memengaruhi harga pokok produksi (HPP) pupuk yakni biaya freight atau angkutan kapal. Banyak perusahaan logistik yang operasionalnya terdampak pandemi Covid-19.
“Sementara saat pandemi mulai melandai, perdagangan mulai tinggi, justru terjadi shortage jumlah kapal. Jadi menyebabkan biaya logistik naik, di samping harga solar juga naik. Kenaikan itu menyebabkan HPP pupuk juga ikut naik,” tutupnya.
Dia menambahkan, sebagai perbandingan, saat ini di negara tetangga seperti Malaysia menjual pupuk urea di harga internasional, yaitu kisaran USD785. Sementara negara seperti Filipina yang tidak memiliki pabrik pupuk urea, harus menerima harga setara dengan harga internasional ditambah biaya distribusi.
Di samping itu, faktor lain yang turut memengaruhi harga pokok produksi (HPP) pupuk yakni biaya freight atau angkutan kapal. Banyak perusahaan logistik yang operasionalnya terdampak pandemi Covid-19.
“Sementara saat pandemi mulai melandai, perdagangan mulai tinggi, justru terjadi shortage jumlah kapal. Jadi menyebabkan biaya logistik naik, di samping harga solar juga naik. Kenaikan itu menyebabkan HPP pupuk juga ikut naik,” tutupnya.
(ind)
Lihat Juga :