Ditunjuk Bangun Ibu Kota Baru, Begini Persiapan Waskita Karya
Kamis, 04 November 2021 - 13:21 WIB
loading...
PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersiap melaksanakan penugasan sebagai salah satu kontraktor pembangunan Ibu Kota Baru. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah menunjuk BUMN konstruksi PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) sebagai salah satu kontraktor pembangunan Ibu Kota Baru. Merespons penugasan tersebut, manajemen Waskita membentuk tim satuan tugas (satgas) untuk mempersiapkan perencanaan hingga tender.
"Kami membentuk tim satgas di Waskita yang mempersiapkan nanti untuk baik mulai dari tender, perencanaan, karena waktunya yang diminta sangat cepat ya. Tim Satgas ini terdiri dari operasional, engineering, financing, supaya bisa menjaga cash flow," jelas Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono, Kamis (4/11/2021).
Baca Juga: Waskita Karya Bidik 16 Proyek Penugasan Senilai Rp16 Triliun
Selain pembangunan Ibu Kota Baru, kata Destiawan, Waskita Karya juga mengejar proyek pemerintah lainnya di tahun 2022. Langkah itu diharapkan membuat kinerja serta arus kas perseroan menjadi positif.
"Tahun depan kami akan mengejar proyek pemerintah yang diharapkan financing-nya dari proyek itu sendiri sehingga cash flow kami harapkan positif. Proyek baru dalam master restructuring agreement itu akan ada kesepakatan baru, jadi yang lama sudah lewat dan sekarang yang baru," ungkapnya.
"Kami membentuk tim satgas di Waskita yang mempersiapkan nanti untuk baik mulai dari tender, perencanaan, karena waktunya yang diminta sangat cepat ya. Tim Satgas ini terdiri dari operasional, engineering, financing, supaya bisa menjaga cash flow," jelas Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono, Kamis (4/11/2021).
Baca Juga: Waskita Karya Bidik 16 Proyek Penugasan Senilai Rp16 Triliun
Selain pembangunan Ibu Kota Baru, kata Destiawan, Waskita Karya juga mengejar proyek pemerintah lainnya di tahun 2022. Langkah itu diharapkan membuat kinerja serta arus kas perseroan menjadi positif.
"Tahun depan kami akan mengejar proyek pemerintah yang diharapkan financing-nya dari proyek itu sendiri sehingga cash flow kami harapkan positif. Proyek baru dalam master restructuring agreement itu akan ada kesepakatan baru, jadi yang lama sudah lewat dan sekarang yang baru," ungkapnya.
Lihat Juga :