Genjot Kerja Sama, RI-UEA Targetkan Nilai perdagangan Naik 3 Kali Lipat
Kamis, 04 November 2021 - 14:46 WIB
loading...
Peningkatan kerja sama Indonesia-Uni Emirat Arab melalui IUAE-CEPA diyakini akan mendongrak investasi maupun perdagangan antara kedua negara. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi dengan Uni Emirat Arab ( UEA ), terutama setelah diluncurkannya perundingan perjanjian Indonesia- Uni Arab Emirat Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IUAE-CEPA pada September 2021 lalu.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartato berharap dengan adanya perjanjian ini nilai perdagangan kedua negara akan meningkatkan di atas 3 kali lipat dari saat ini. Perjanjian ini juga diharapkan dapat menaikkan peringkat investasi UEA di Indonesia dari yang sebelumnya di peringkat 25.
Baca Juga: Selayang Pandang Kemesraan Indonesia-UEA: Nama Jokowi Dijadikan Jalan dan Masjid di Abu Dhabi
"Terlebih dengan telah diundangkannya UU Cipta Kerja yang memudahkan proses layanan perdagangan dan investasi asing sebagai bagian dari transformasi ekonomi Indonesia menuju pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19," ujar Menko Airlangga di Jakarta, Kamis (4/11/2021).
Nilai perdagangan kedua negara pada 2020 mencapai USD2,9 miliar, sementara dari nilainya pada Januari hingga Agustus 2021 sudah mencapai sekitar USD2,4 miliar. Nilai investasi UEA di Indonesia periode 2017-2021 yaitu USD189,8 juta dengan sebanyak 484 proyek.
Airlangga mengatakan, secara khusus Indonesia berharap UEA dapat meningkatkan investasinya di bidang kesehatan dan ekonomi hijau dan berkelanjutan. Selain itu, kedua negara sepakat melakukan langkah-langkah peningkatan kerja sama ekonomi, perdagangan dan investasi, termasuk di bidang industri pertahanan melalui mekanisme bilateral yang telah terbentuk. Termasuk merealisasikan sejumlah perjanjian kerja sama yang dihasilkan dan disepakati dalam 3 tahun terakhir.
"Beberapa investasi yang didorong dalam kunjungan ini antara lain kerja sama investasi melalui Sovereign Wealth Fund INA, kerja sama energi terbarukan, ritel dan infrastruktur pelabuhan dan jalan tol, kerja sama kesehatan, serta teknologi digital," jelas Airlangga.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartato berharap dengan adanya perjanjian ini nilai perdagangan kedua negara akan meningkatkan di atas 3 kali lipat dari saat ini. Perjanjian ini juga diharapkan dapat menaikkan peringkat investasi UEA di Indonesia dari yang sebelumnya di peringkat 25.
Baca Juga: Selayang Pandang Kemesraan Indonesia-UEA: Nama Jokowi Dijadikan Jalan dan Masjid di Abu Dhabi
"Terlebih dengan telah diundangkannya UU Cipta Kerja yang memudahkan proses layanan perdagangan dan investasi asing sebagai bagian dari transformasi ekonomi Indonesia menuju pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19," ujar Menko Airlangga di Jakarta, Kamis (4/11/2021).
Nilai perdagangan kedua negara pada 2020 mencapai USD2,9 miliar, sementara dari nilainya pada Januari hingga Agustus 2021 sudah mencapai sekitar USD2,4 miliar. Nilai investasi UEA di Indonesia periode 2017-2021 yaitu USD189,8 juta dengan sebanyak 484 proyek.
Airlangga mengatakan, secara khusus Indonesia berharap UEA dapat meningkatkan investasinya di bidang kesehatan dan ekonomi hijau dan berkelanjutan. Selain itu, kedua negara sepakat melakukan langkah-langkah peningkatan kerja sama ekonomi, perdagangan dan investasi, termasuk di bidang industri pertahanan melalui mekanisme bilateral yang telah terbentuk. Termasuk merealisasikan sejumlah perjanjian kerja sama yang dihasilkan dan disepakati dalam 3 tahun terakhir.
"Beberapa investasi yang didorong dalam kunjungan ini antara lain kerja sama investasi melalui Sovereign Wealth Fund INA, kerja sama energi terbarukan, ritel dan infrastruktur pelabuhan dan jalan tol, kerja sama kesehatan, serta teknologi digital," jelas Airlangga.
Lihat Juga :