Pemerintah Minta PLN Bangun Fasilitas Pencampuran Batu Bara

Selasa, 16 November 2021 - 18:00 WIB
loading...
Pemerintah Minta PLN...
PLN dan badan usaha lain didorong membangun fasilitas pencampuran batu bara untuk kebijakan DMO lebih efektif. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) meminta PT PLN (Persero) membangun fasilitas pencampuran batu bara (coal blending facility) untuk meningkatkan pemanfaatan batu bara di dalam negeri (Domestik Market Obligation/DMO).

Dirjen Mineral dan Batu bara (Minerba) Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin menjelaskan, kebijakan DMO tidak bisa direalisasikan semua perusahaan batu bara lantaran tidak semua spesifikasi batu bara yang diproduksi memiliki pasar dalam negeri dan dapat diserap pasar domestik.

Baca Juga: Tersisa 2 Bulan, Realisasi DMO Batu Bara Tahun Ini Baru 80%

Karena itu pemerintah mendorong PLN dan perusahaan pengguna lainnya untuk membangun fasilitas pencampuran batu bara untuk mengolah batu bara dengan berbagai spesifikasi agar sesuai dengan kebutuhan dalam negeri.

"Penerapan usulan ini dinilai dapat membantu mengatasi problematika dalam pelaksanaan kewajiban DMO batu bara baik bagi industri maupun perusahaan tambang," jelas Ridwan dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (16/11/2021).

Ridwan mengatakan, perubahan ini sedang dalam tahap kajian internal di Kementerian ESDM. "Kami sedang melakukan diskusi, pendalaman, dan wacana-wacana untuk lebih meningkatkan daya guna kebijakan DMO 25%," kata Ridwan.

Selain pembangunan coal blending facility, pihaknya juga mengusulkan pembuatan skema pengenaan dana kompensasi bagi badan pertambangan yang tidak memenuhi kewajiban DMO.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Dua Hari Terganggu,...
Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%
Terungkap Penyebab Padam...
Terungkap Penyebab Padam Listrik Massal di Sumatera: Cuaca Buruk hingga Efek Banjir Bandang
4,8 Juta Pelanggan PLN...
4,8 Juta Pelanggan PLN di Pulau Sumatera Masih Terdampak Mati Listrik Serempak
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Perang AS-Iran Picu...
Perang AS-Iran Picu Rencana Pembangunan PLTN di Asia dan Afrika
Mau Jadi Pegawai PLN?...
Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Rekomendasi
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Berita Terkini
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved