Ratusan UMKM Belajar Kiat Pemasaran Digital dan Melindungi Data dari Aksi Peretas

Rabu, 17 November 2021 - 23:23 WIB
loading...
Ratusan UMKM Belajar...
Webinar bertajuk Digitalisasi UMKM Menembus Batas Pemasaran di Jakarta, Rabu (17/11/2021). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Ratusan UMKM menghadiri webinar pemasaran digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo). Acara bertajuk "Digitalisasi UMKM Menembus Batas Pemasaran" ini diharapkan menambah pengetahuan dan keterampilan UMKM dalam mengoptimalkan penjualan produk secara daring (online).

Direktur Ekonomi Digital Kemkominfo I Nyoman Adhiarna mengatakan, saat ini tantangan terbesar adalah mengubah mindset generasi tua untuk bisa menerima dan belajar pemasaran digital. Untuk itu, pihaknya terus menerus tanpa lelah memberikan bimbingan, terutama melalui program active selling.

"Selain itu juga, tidak semua daerah di Indonesia terkoneksi internet. Saya mengimbau untuk daerah yang belum terkoneksi untuk fokus di produksi dan mencari partner pemasaran daerah yang sudah terkoneksi," ujarnya saat webinar di Jakarta, Rabu (17/11/2021).

Baca juga: Sri Mulyani: Tahun 2022 Pemerintah Bakal Belanja Rp2.714,2 Triliun

Dia menyatakan bahwa saat ini pemerintah juga terus menggenjot pembangunan infrastruktur internet di pelosok Indonesia sehingga ke depan diharapkan semua daerah bisa mengakses internet.

Pada kesempatan yang sama, Chikita Meidi, ibu rumah tangga yang sudah 15 tahun berwirausaha skin care membeberkan beberapa tips memulai usaha. Pertama, jangan takut dengan modal. Mantan penyanyi cilik itu mengaku merintis awal usaha dengan menjadi reseller di sebuah marketplace dan juga kerjasama dengan produsen.

"Selain itu konsisten mesti dijaga, tidak mudah menyerah serta bergaul dengan komunitas-komunitas di sosial media untuk mengetahui perkembangan di dunia pemasaran digital," tuturnya.

Chikita mengaku saat ini omzet usaha rumahan yang dirintisnya mencapai Rp80-200 juta per bulan, yang dilakukan sambilan dengan mengurus rumah tangga.

Sementara itu, pakar digital Marsudi Kisworo menjelaskan, dalam penggunaan aplikasi digital perlu ada proteksi diri untuk menghindarkan pencurian data dan antisipasi aksi peretas. Dia mengingatkan bahwa dunia digital itu mengglobal dan tidak terbatas ruang, sehingga penting untuk bisa menjaga database-nya.

"Kode OTP, KTP dan data pribadi lainnya jangan mudah diberikan ke pihak lain sembarangan. Pilihlah marketplace terpercaya dan terbukti kredibilitasnya, banyak membaca dan belajar referensi dari pihak yang terpercaya. Hal ini untuk menjaga UMKM bisa nyaman terjun ke digital, jangan sampai malah menjadi bencana usaha," tandasnya.

Baca juga: Libur Nataru, Mal Beroperasi 50 Persen dan Anak di Bawah 12 Tahun Dilarang Masuk

Marsudi menyontohkan, untuk akun di marketplace atau media sosial sebaiknya langsung dipegang pemilik UMKM, jangan diserahkan pegawai yang beresiko suatu saat berhenti atau bisa berbuat jahat ke depannya.

Dirjen Aplikasi Informatika Kemkominfo Semuel Abrijani Pangerapan menjelaskan, saat ini nilai ekonomi digital Indonesia telah capai USD70 miliar, dengan e-commerce sebagai pendorong utama. "Pada tahun 2025 akan mencapai USD146 miliar, ini menjadi momentum untuk bangkit dari keterpurukan dampak pandemi Covid-19," ungkapnya.

Sebagai informasi, Kemkominfo telah membuka pelatihan bagi pelaku UMKM dengan target pendampingan maupun fasilitasi terhadap 26.000 pelaku UMKM yang kini masuk tahapan active selling di platform digital.

Kemkominfo telah menyediakan basecamp atau pusat pelatihan di daerah-daerah mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital melalui pendampingan dan fasilitasi. Pelaku bisa langsung memantau penjualan di berbagai marketplace yang sekaligus sebagai aplikasi transaksi atau Point of Sales.

Melalui program Fasilitasi UMKM Menuju Active Selling, Kemkominfo menyiapkan pelaku UMKM secara aktif memanfaatkan teknologi dan platform digital. Program itu mencakup empat tahapan, yaitu On Boarding, Active Selling, Scale Up Business, dan Go International Market-Export.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Rekomendasi
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved