Ibu Dua Anak Gugat Perusahaan Elon Musk atas Kasus Pelecehan Seksual

Sabtu, 20 November 2021 - 16:51 WIB
loading...
Ibu Dua Anak Gugat Perusahaan...
Elon Musk CEO Tesla. Foto/gadgetsndtv.com
A A A
JAKARTA - Tesla, perusahaan milik Elon Musk , kembali diguncang kasus tak sedap. Setelah belum lama sempat dihebohkan dengan perilaku rasial, kini Tesla dibelit masalah pelecehan seksual yang dialami seorang pekerja perempuannya.

Jessica Barraza, pekerja wanita di pabrik Fremont Tesla, California, dalam gugatannya mengaku menghadapi pelecehan seksual yang mengerikan dan merajalela. Jessica, yang bekerja shift malam, mengatakan bahwa hampir setiap hari mendapat komentar-komentar seksies yang bernada melecehkan (catcall).

Baca juga: Jawab Tantangan Elon Musk, PBB Beberkan Rencana Perangi Kelaparan Dunia

Atas pelecehan yang dialaminya, Jessica pun menuntut kompensasi dan ganti rugi dari Tesla. Saat ini ibu dua anak berusia 38 tahun itu sedang cuti medis.

Kepada Washington Post, Jessica mengungkap bahwa para pekerja pria hampir setiap hari merundungnya secara verbal, menatap payudaranya, dan menyentuhkan tubuhnya sambil berpura-pura tidak disengaja. Jessica merasa dirinya seperti barang rampasan yang membuat para lelaki meneteskan air liur.

Jessica menambahkan, dalam satu insiden, seorang pria mengangkatnya, meletakkan tangan di sekitar tubuhnya. Di tempat lain, seorang pria meletakkan kakinya di antara paha Jessica. Perlakuan itulah yang kemudian memicu Jessica untuk mengambil tindakan.

"Setelah hampir tiga tahun mengalami semua pelecehan, itu merampas rasa aman Anda, itu hampir membuat Anda tidak manusiawi," kata Barraza kepada Washington Post, dikutip dari BBC, Sabtu (20/11/2021).

Jessica lantas menuduh bahwa Tesla mendorong iklim pelecehan seksual. Dia mengatakan pernah mengajukan dua keluhan pada bulan September dan Oktober, tetapi masalah yang dia angkat tidak ditangani manajemen Tesla.

Langkah Jessica mengajukan tuntutan merupakan sebuah gebrakan. Pasalnya, Tesla seperti halnya banyak perusahaan teknologi lain mengharuskan karyawan menandatangani perjanjian arbitrase untuk menghindari perselisihan di tempat kerja muncul ke pengadilan. Namun, dia mengatakan persyaratan "tidak masuk akal" membuat perjanjian itu tidak dapat dilaksanakan.

Menarikya, pelecehan seksual atau tindakan perundungan yang dialami Jessica mendapat "dukungan" dari pekerja lain. Washington Post melaporkan bahwa beberapa pekerja menguatkan pernyataan Jessica itu.

Kasus Jessica akan menambah "rekor" isu tak menyenangkan bagi Elon Musk, orang paling kaya sejagat. Bulan lalu, Tesla diperintahkan untuk membayar hampir Rp2 triliun (USD137 juta) kepada Owen Diaz, seorang karyawan Afrika-Amerika di pabrik Fremont, lantaran ditetapkan gagal menghentikan tindakan pelecahan terhadapnya.

Pengadilan San Fransisco memutuskan bahwa Diaz, seorang operator lift yang bekerja dari 2015 hingga 2016, telah menjadi sasaran lingkungan kerja yang bermusuhan secara rasial di Tesla.

Baca juga: Terlibat Serangan Seks terhadap Mantan Suami, Wanita Ini Dipenjara 15 Tahun

Meski membantah putusan itu, namun Tesla mengakui bahwa perusahaannya "tidak sempurna". Pihak Tesla juga menyatakan bahwa perusahaan telah membuat kemajuan sejak 2016 dengan membentuk tim hubungan karyawan yang didedikasikan untuk menyelidiki berbagai keluhan.

Sementara, terkait kasus yang dialami oleh Jessica Barraza, pihak Tesla belum memberikan tanggapan apa pun.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Musk Menjadi Orang Pertama...
Musk Menjadi Orang Pertama Sejagat dengan Harta Kekayaan Tembus Rp14.179 Triliun
Pulihkan Pemadaman Internet...
Pulihkan Pemadaman Internet Iran, Trump Bakal Libatkan Orang Terkaya Dunia
500 Orang Terkaya Dunia...
500 Orang Terkaya Dunia Makin Tajir di 2025, Tumpuk Harta Rp36.000 Triliun dalam Setahun
Kekayaan Elon Musk Cetak...
Kekayaan Elon Musk Cetak Rekor Berkat Valuasi SpaceX, Tembus Rp10.653 Triliun
Elon Musk Kembali ke...
Elon Musk Kembali ke Gedung Putih Makan Malam Bareng MBS, Akhiri Perang dengan Trump?
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Rekomendasi
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Portugal Mentok, Ronaldo...
Portugal Mentok, Ronaldo Dicap Egois!
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved