Transfer ke Daerah Rp700 Triliun Lebih, Tito Minta Percepat Belanja APBD 2021
Selasa, 23 November 2021 - 22:20 WIB
loading...
A
A
A
“Karena kita tahu bahwa lebih dari 700 triliun rupiah anggaran dari pemerintah pusat ditransfer ke daerah, dan daerah memiliki ruang fiskal dari pendapatan asli daerah maupun dari sumber lainnya yang sesuai dengan Undang-Undang,” ujar Mendagri.
Baca Juga: APBD Tersimpan Rp1,3 Triliun di Bank, Jokowi Ingatkan Mantunya Maksimalkan Belanja Daerah
Mendagri juga meminta kepala daerah agar dapat menggelar rapat koordinasi internal bersama seluruh staf organisasi perangkat daerah.
“Langkah ini perlu dilakukan untuk menyisir berbagai program yang dapat segera direalisasikan sesuai aturan. Rapat Koordinasi juga perlu digelar gubernur selaku wakil pemerintah pusat di daerah bersama bupati dan wali kota di wilayahnya masing-masing. Intinya untuk mempercepat belanja di lingkungan masing-masing,” ungkapnya.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri per 19 November 2021, rata-rata persentase realisasi belanja APBD Provinsi TA 2021 sebesar 65,12%, sedangkan rata-rata persentase realisasi belanja APBD kabupaten sebesar 61,15% dan kota 59,08%.
Baca Juga: APBD Tersimpan Rp1,3 Triliun di Bank, Jokowi Ingatkan Mantunya Maksimalkan Belanja Daerah
Mendagri juga meminta kepala daerah agar dapat menggelar rapat koordinasi internal bersama seluruh staf organisasi perangkat daerah.
“Langkah ini perlu dilakukan untuk menyisir berbagai program yang dapat segera direalisasikan sesuai aturan. Rapat Koordinasi juga perlu digelar gubernur selaku wakil pemerintah pusat di daerah bersama bupati dan wali kota di wilayahnya masing-masing. Intinya untuk mempercepat belanja di lingkungan masing-masing,” ungkapnya.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri per 19 November 2021, rata-rata persentase realisasi belanja APBD Provinsi TA 2021 sebesar 65,12%, sedangkan rata-rata persentase realisasi belanja APBD kabupaten sebesar 61,15% dan kota 59,08%.
(akr)
Lihat Juga :