Mengenal Tambang Kripto Generasi Baru, Transaksi Lebih Cepat dan Efisien

Selasa, 23 November 2021 - 22:45 WIB
loading...
Mengenal Tambang Kripto...
Ilustrasi tambang aset kripto. FOTO/Shutterstock
A A A
JAKARTA - Digital Asset Academy (DAC) menghadirkan tambang kripto terbaru Blockchain 5.0 Relictum.io pertama di Indonesia. Blockchain terbaru ini memiliki kelebihan transaksi lebih cepat dan efisien. Sedangkan blockchain generasi lama memiliki beberapa masalah, yaitu kebutuhan energi sangat besar, kecepatan yang rendah, skalabilitas terbatas, biaya transaksi sangat tinggi dan rawan serangan peretas atau hacker.

"Blockchain 5.0 Relictum.io merupakan solusi yang tepat karena hemat energi dan membuat transaksi lebih cepat dan hemat biaya," ujar Pakar ekonomi digital sekaligus pendiri DAC Sulistya Putra, Selasa (24/11/2021).

Baca Juga: Saat Mata Uang Kripto Dipakai Donasi di Tengah Fatwa Haram MUI

Sulistya menjelaskan, ukuran block 1/8000 lebih kecil dari block Bitcoin, kecepatan tertinggi 100.000 hingga 1.000.000 transaksi per detik dan memiliki skalabilitas luas. "Selain itu, biaya transaksi sangat rendah hingga nol dan sangat aman dengan verifikasi 1 blok untuk tiap 1 transaksi. Adapun teknologi intinya disebut hypernet dengan konsensus orisinil proof of tsar," jelasnya.

Menurut Sulistya Putra, blockchain 5.0 Relictum.io adalah jalan tol bebas hambatan bagi miliaran data, informasi, aplikasi, dan aset digital bernilai tinggi. Pengembangan teknologi blockchain 5.0 seperti proyek pembangunan jalan tol yang akan dilalui jutaan mobil dan semuanya membayar jasa tol. Tentu keuntungan pemilik saham jalan tol itu sangat besar.

"Peluncuran blockchain 5.0 Relictum.io akan meningkatkan proses bisnis di Indonesia dan dunia yang lebih cepat, efisien, aman, transparan, dan terpercaya. Ini akan meningkatkan kesejahteraan rakyat banyak di era digital," imbuhnya.

Pengembangan teknologi blockchain 5.0 didukung 10 miliar Genesis Token (GTN) dan 50% atau sebanyak 5 miliar GTN dapat dimiliki oleh para investor aset digital melalui private sale. Saat ini, telah terjual 1,3 miliar GTN. Para pemilik GTN mendapat keuntungan ganda, yaitu dari kenaikan nilai aset digital cryptocurrency GTN dan royalti bagi hasil dua kali sebulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Rekomendasi
Di Tengah Piala Dunia...
Di Tengah Piala Dunia 2026, Kapten Timnas Cape Verde Diselidiki Polisi atas Dugaan Pemerkosaan
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Berita Terkini
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved