Apindo Sebut Putusan MK Tak Berdampak Serius pada Dunia Usaha

Jum'at, 26 November 2021 - 16:14 WIB
loading...
Apindo Sebut Putusan MK Tak Berdampak Serius pada Dunia Usaha
Ketua Umum Apindo (berbatik) meminta pemerintah dan DPR segera merevisi UU Cipta Kerja. Foto/IqbalDwiPurnama/MPI
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia ( Apindo ) Haryadi Sukamdani mengatakan putusan Mahkamah Konstitusi ( MK ) yang meminta pemerintah memperbaiki UU Cipta Kerja tidak berdampak pada dunia usaha.

Baca juga: UU Cipta Kerja, Rocky Gerung Analogikan MK seperti Penjual Mangga

Menurutnya, putusan MK menunjukkan bahwa secara materil yuidis substansi pengaturan dalam UUCK tidak menjadi masalah sehingga tidak akan menggangu iklim investasi di Indonesia.

Haryadi menyebut putusan MK terkait UU Cipta Kerja yang tidak berlaku selama dua tahun ke depan tidak memiliki dampak pada ekonomi, investasi, dan pelaku usaha.

"Relatif tidak ada dampak yang serius, karena permasalahannya hanya untuk merevisi dari pembentukan UU Cipta Kerja. Jadi insya Allah tidak ada dampak yang serius," ujar Haryadi.





Dia menambahkan aturan turunan yang sudah dikeluarkan tetap berlaku seperti biasa. Hanya saja, pemerintah tidak diperbolehkan mengeluarkan aturan turunan baru dari UU Cipta Kerja sebelum melakukan revisi.

Apindo berharap DPR bersama pemerintah bisa segera merevisi sesuai formil yang diinginkan MK. Jadi secepatnya bisa memberikan kepastian hukum dari perubahan beleid tersebut.

Apindo sebagai representasi dunia usaha berpandangan bahwa putusan MK bisa menimbulkan multi tafsir di masyarakat dan tentunya berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap iklim investasi. Karena itu diperlukan penjelasan segera dari pemerintah dan DPR.

Baca juga: Ini Beberapa Mobil Listrik Buatan Indonesia yang Pernah Bikin Heboh

Apindo juga memberikan apresiasi pada putusan MK karena telah memberikan amanat ruang dan waktu kepada pemerintah dan negara selama dua tahun untuk memperbaiki kelemahan formil dari proses pembentukan UU Cipta Kerja.
(uka)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1747 seconds (10.55#12.26)