Omicron Merebak, Pemerintah Evaluasi Jumlah Negara Asal Turis yang Boleh Masuk RI

Senin, 29 November 2021 - 14:10 WIB
loading...
Omicron Merebak, Pemerintah...
Menparekraf Sandiaga Uno dalam Weekly Press Briefing di kantornya, Senin (29/11/2021). Foto/MPI/Athika Rahma
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan memperketat aturan sebagai upaya pencegahan agar varian baru Covid-19 yang tengah merebak di Afrika, Omicron , tidak menyebar ke Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno menyatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi pembukaan pariwisata untuk wisatawan mancanegara (wisman). Menurut dia, langkah tersebut ditempuh agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 seperti yang pernah terjadi pada bulan Juli dan Agustus silam.

"Jadi pemerintah melakukan beberapa kebijakan, salah satunya pembaruan daftar negara. Pemerintah akan melakukan evaluasi pembukaan wisata untuk wisatawan mancanegara secara berkala," ujarnya dalam Weekly Press Briefing di kantornya, Senin (29/11/2021).

Baca juga: Omicron Mengintai, Pelaku Pariwisata Dilema Sambut Libur Nataru

Sandiaga menuturkan, pembahasan kebijakan ini akan dikoordinasikan dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Sebagai catatan, sebelumnya pemerintah membolehkan wisatawan asing dari 18 negara untuk masuk ke Indonesia khususnya Bali, seiring dibukanya kedatangan internasional. Sebanyak 18 negara tersebut yakni negara yang memiliki Level 1 risiko yang rendah.

"Jumlah negara ini tentu akan dievaluasi karena beberapa negara mengalami lonjakan peningkatan kasus baik sebelum maupun saat adanya Omicron. Ini akan diumumkan setelah rapat terbatas (ratas)," jelas dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Airlangga: Banyak Turis...
Airlangga: Banyak Turis Malaysia Jajal Whoosh Lanjut Wisata Belanja di Bandung
Rocket Day 2025, 25...
Rocket Day 2025, 25 Pengusaha Muda Buka Peluang Ekonomi Senilai Rp4,17 Miliar
Permudah Nasabah Dapatkan...
Permudah Nasabah Dapatkan Perlindungan Perjalanan yang Tenang dan Nyaman
11,4 Juta Wisman Mengunjungi...
11,4 Juta Wisman Mengunjungi Indonesia, Turis ASEAN Mendominasi
UMKM Binaan Pertamina...
UMKM Binaan Pertamina Bukukan Transaksi Rp206 Miliar di AGRINEX 2025
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
Bukit Peramun Bidik...
Bukit Peramun Bidik Pasar Wisatawan Singapura dan Malaysia
Rekomendasi
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
19 Buah dan Sayur yang...
19 Buah dan Sayur yang Tidak Boleh Masuk ke Dalam Kulkas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved