Penyuluh Didorong Terapkan Pertanian Terpadu Berbasis Jagung

Jum'at, 03 Desember 2021 - 15:37 WIB
loading...
A A A
Sistem Pertanian Terpadu merupakan sistem pertanian yang mengintegrasikan kegiatan subsektor pertanian, tanaman, ternak, untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sumber daya lahan, manusia, dan faktor lainnya tumbuh bagi kemandirian dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
“Penerapan pertanian terpadu pada dasarnya mengoptimalkan pemanfaatan seluruh potensi sumber daya,” kata Dedi.

(Baca juga:Kementan Antarkan Ribuan THL Penyuluh Pertanian Jadi ASN)

Model Pengembangan Sistem Pertanian Terpadu yang ramah lingkungan dan berkelanjutan adalah salah satu alternatif untuk bisa diterapkan demi meningkatkan produktivitas, hemat air, hemat tenaga kerja, berwawasan lingkungan, hasil produksi yang sehat dan mudah diterima oleh petani.
“Semua limbah yang dihasilkan dapat dimanfaatkan kembali, untuk pakan ternak, dan kotoran ternak dapat diolah menjadi pupuk kompos. Diharapkan pula dapat menambah penghasilan petani sekaligus mendukung kelestarian lingkungan,” katanya.

Dedi menyadari hal itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, butuh sumbangan pemikiran dan kerja nyata dari seluruh insan pertanian. “Tersedianya pembiayaan, sarana prasarana dan lainnya harus diimbangi SDM yang kompeten agar tercipta sinergi yang optimal,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan pertanian butuh inovasi untuk mewujudkan pertanian maju, mandiri dan modern. “Oleh karena itu, kita berharap penyuluh terus membekali diri dengan pengetahuan baru dan menambah kapasitas,” kata Mentan Syahrul.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Stok Beras Indonesia...
Stok Beras Indonesia Cetak Rekor Tembus 4,3 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Ada Ancaman Godzilla...
Ada Ancaman Godzilla El Nino, Akankah Produksi Beras 2026 Aman?
Prabowo-Trump Teken...
Prabowo-Trump Teken Kesepakatan, Ayam hingga Jagung AS Bakal Masuk RI
Mentan Amran Ungkap...
Mentan Amran Ungkap Potensi NTB Jadi Pusat Komoditas Bawang Putih dan Jagung Nasional
Kementan Tetapkan Harga...
Kementan Tetapkan Harga Acuan Telur Ayam Ras Rp24.000/Kg
Panen Raya Jagung Hibrida...
Panen Raya Jagung Hibrida Dekalb Perkuat Upaya Ketahanan Pangan Nasional
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
Rekomendasi
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Terapkan Protol 6M dan...
Terapkan Protol 6M dan 1S untuk Sigap Hadapi Polusi Udara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved