6 Agenda Prioritas Jalur Keuangan Forum G20, Bahas Pajak hingga Sistem Pembayaran Digital
Kamis, 09 Desember 2021 - 21:52 WIB
loading...
Gubernur BI Perry Warjiyo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat konferemsi pers Kick Off Presidensi G20 Indonesia di Jalur Keuangan. FOTO/Tangkapan Layar Youtube/Kemenkeu
A
A
A
NUSA DUA - Presidensi G20 Indonesia 2022 diharapkan akan berkontribusi dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional dan global. Indonesia ingin mengajak Negara Anggota G20, Negara Undangan, dan Organisasi Internasional, untuk merumuskan aksi-aksi nyata bagi pemulihan ekonomi global melalui jalur keuangan.
"Agenda prioritas jalur keuangan dalam Presidensi G20 relevan dengan tugas BI termasuk terkiat dengan Central Bank Digital Currency (CBDC), " kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, di Nusa Dua, Bali, Kamis (9/12/2021).
Baca Juga: Di Forum G20, Sri Mulyani Lontarkan Kritik Soal Vaksin Covid ke Negara Maju
Berdasarkan laporan BI, Pertemuan Pertama Tingkat Sherpa G20 (1st G20 Sherpa Meeting) ini merupakan pertemuan pertama dan pembuka dari seluruh rangkaian pertemuan Presidensi G20 Indonesia di Jakarta pada 7-8 Desember 2021. Kemudian, dilanjutkan dengan Pertemuan Pertama Tingkat Deputi Keuangan dan Bank Sentral (Finance Track) di Bali pada 9-10 Desember 2021.
Pada pertemuan Sherpa Track maupun Finance Track, Indonesia akan menyampaikan agenda prioritas yang menjadi fokus dalam Presidensi G20 Indonesia. Selain itu, diharapkan para Anggota G20, Negara Undangan, dan Organisasi Internasional dapat membahas dan merumuskan inisiatif konkret, sehingga menghasilkan deliverables yang responsif terhadap tantangan global.
"Agenda prioritas jalur keuangan dalam Presidensi G20 relevan dengan tugas BI termasuk terkiat dengan Central Bank Digital Currency (CBDC), " kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, di Nusa Dua, Bali, Kamis (9/12/2021).
Baca Juga: Di Forum G20, Sri Mulyani Lontarkan Kritik Soal Vaksin Covid ke Negara Maju
Berdasarkan laporan BI, Pertemuan Pertama Tingkat Sherpa G20 (1st G20 Sherpa Meeting) ini merupakan pertemuan pertama dan pembuka dari seluruh rangkaian pertemuan Presidensi G20 Indonesia di Jakarta pada 7-8 Desember 2021. Kemudian, dilanjutkan dengan Pertemuan Pertama Tingkat Deputi Keuangan dan Bank Sentral (Finance Track) di Bali pada 9-10 Desember 2021.
Pada pertemuan Sherpa Track maupun Finance Track, Indonesia akan menyampaikan agenda prioritas yang menjadi fokus dalam Presidensi G20 Indonesia. Selain itu, diharapkan para Anggota G20, Negara Undangan, dan Organisasi Internasional dapat membahas dan merumuskan inisiatif konkret, sehingga menghasilkan deliverables yang responsif terhadap tantangan global.
Lihat Juga :