IHSG Makin Mantap, Meraup Untung 122 Poin
Senin, 08 Juni 2020 - 15:36 WIB
loading...
IHSG pulang meraup untung 122,78 poin atau 2,48% ke level 5.070,56. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin menggeliat pada penutupan dagang Senin (8/6/2020), dengan meraup untung 122,78 poin atau 2,48% ke level 5.070,56.
Sesi pembukaan, IHSG melanjutkan penguatan dengan menembus level goceng, dengan dibuka bertambah 52,58 poin atau 1,06% ke level 5.000,36. Senin ini, Indeks diperdagangkan di level 4.947,89-5.103,09.
Seluruh atau 10 indeks sektoral menguat menopang laju IHSG untuk reli. Penguatan terbesar dicatat sektor keuangan yang meraih laba 4,46%, perkebunan subur 3,82%, konstruksi dan properti menguat 2,91%, dan barang konsumsi naik 1,84%.
Dari total 660 saham emiten yang diperdagangkan, 326 menguat, 173 stabil, dan 161 turun. Nilai transaksi saham sebesar Rp12,27 triliun dari 14,98 miliar unit. Asing melakukan jual bersih Rp3,34 triliun berbanding aksi beli asing Rp3,20 triliun.
Laju IHSG selaras dengan mayoritas pasar saham Asia Pasifik yang ditutup menguat pada Senin ini, merespons data pekerjaan Amerika Serikat bulan Mei yang melompat 2,5 juta, melampaui ekspektasi pengamat yang mengatakan turun sebanyak 8 juta tenaga kerja. Hal ini mendorong harapan pemulihan ekonomi global akibat pandemi Covid-19.
Sesi pembukaan, IHSG melanjutkan penguatan dengan menembus level goceng, dengan dibuka bertambah 52,58 poin atau 1,06% ke level 5.000,36. Senin ini, Indeks diperdagangkan di level 4.947,89-5.103,09.
Seluruh atau 10 indeks sektoral menguat menopang laju IHSG untuk reli. Penguatan terbesar dicatat sektor keuangan yang meraih laba 4,46%, perkebunan subur 3,82%, konstruksi dan properti menguat 2,91%, dan barang konsumsi naik 1,84%.
Dari total 660 saham emiten yang diperdagangkan, 326 menguat, 173 stabil, dan 161 turun. Nilai transaksi saham sebesar Rp12,27 triliun dari 14,98 miliar unit. Asing melakukan jual bersih Rp3,34 triliun berbanding aksi beli asing Rp3,20 triliun.
Laju IHSG selaras dengan mayoritas pasar saham Asia Pasifik yang ditutup menguat pada Senin ini, merespons data pekerjaan Amerika Serikat bulan Mei yang melompat 2,5 juta, melampaui ekspektasi pengamat yang mengatakan turun sebanyak 8 juta tenaga kerja. Hal ini mendorong harapan pemulihan ekonomi global akibat pandemi Covid-19.
Lihat Juga :