Pakar Manajemen Konstruksi Soroti Insiden Perobohan Tiang Pancang Kereta Cepat
Senin, 13 Desember 2021 - 11:31 WIB
loading...
Perobohan tiang pancang Kereta Cepat Jakarta Bandung yang menimpa eskavator. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Perobohan tiang pancang proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung yang kemudian menimpa eskavator mendapat sorotan dari Prof. Manlian Ronald A. Simanjuntak, pakar manajemen konstruksi Universitas Pelita Harapan (UPH). Menurutnya, kejadian tersebut disebabkan oleh lemahnya pengawasan.
Baca juga: Tuai Kontroversi, Ini 5 Fakta Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Manlian Ronald melihat kegagalan konstruksi serupa juga pernah terjadi sebelumnya, misalnya yang terjadi pada tahun 2016 maupun 2017 di Pulomas atau Kampung Melayu, serta tol becak kayu yang ambruk pada 2018.
"Pertama saya mencermati kegagalan pada waktu tier itu dengan alat konstruksi. Saya menyebutnya sebagai kegagalan procurement system, proses pengadaan material dan bahan di lapangan," ujarnya kepada MNC Portal Minggu (12/12/2021).
Selanjutnya, enurut Ronald, insiden tersebut sebenarnya tidak akan terjadi jika ada pengawas dan operator profesional yang memiliki sertifikat dalam proyek tersebut.
Baca juga: Tuai Kontroversi, Ini 5 Fakta Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Manlian Ronald melihat kegagalan konstruksi serupa juga pernah terjadi sebelumnya, misalnya yang terjadi pada tahun 2016 maupun 2017 di Pulomas atau Kampung Melayu, serta tol becak kayu yang ambruk pada 2018.
"Pertama saya mencermati kegagalan pada waktu tier itu dengan alat konstruksi. Saya menyebutnya sebagai kegagalan procurement system, proses pengadaan material dan bahan di lapangan," ujarnya kepada MNC Portal Minggu (12/12/2021).
Selanjutnya, enurut Ronald, insiden tersebut sebenarnya tidak akan terjadi jika ada pengawas dan operator profesional yang memiliki sertifikat dalam proyek tersebut.
Lihat Juga :