Viral WNI Keluhkan Calo Karantina di Bandara, Segini Tarif Hotel Repatriasi Versi PHRI
Senin, 20 Desember 2021 - 10:20 WIB
loading...
Banyak WNI repatriasi yang telantar menunggu kepastian karantina di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, sejak Minggu (19/12/2021) malam. Foto/tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Temuan kasus Omicron di Indonesia yang menyebabkan penguncian sementara atau lockdown Wisma Atlet menyebabkan proses karantina bagi warga negara Indonesia (WNI) yang baru bepergian dari luar negeri terkendala.
Banyak WNI repatriasi, baik yang baru pulang berwisata maupun para pekerja migran yang telantar menunggu kepastian karantina di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, sejak Minggu (19/12/2021) malam.
Salah seorang diantaranya yang mengaaku baru pulang berwisata dari luar negeri, mengunggah video berdurasi 2 menit 39 detik terkait kondisi bandara Soekarno-Hatta yang penuh pelaku perjalanan internasional tersebut.
Baca juga: 2 Kasus Omicron Tambahan Berasal dari WNI Repatriasi Amerika dan Inggris
Tampak dalam video tersebut sejumlah orang ada yang tertidur, berdekatan satu sama lain dan tidak menjaga jarak. Sang pengunggah video juga bercerita dirinya didekati calo yang menawarkan tarif karantina hotel yang fantastis.
"Saya ditawarkan hotel karantina satu orangnya Rp19 juta. Kalau lebih dari 20 orang, sudah berapa ratus juta tuh? Pemerintah benar-benar menyiksa rakyat," keluh wanita dalam video tersebut.
Baca juga: Penantian Keluarga WNI di Tempat Karantina Wisma Pasar Rumput
Banyak WNI repatriasi, baik yang baru pulang berwisata maupun para pekerja migran yang telantar menunggu kepastian karantina di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, sejak Minggu (19/12/2021) malam.
Salah seorang diantaranya yang mengaaku baru pulang berwisata dari luar negeri, mengunggah video berdurasi 2 menit 39 detik terkait kondisi bandara Soekarno-Hatta yang penuh pelaku perjalanan internasional tersebut.
Baca juga: 2 Kasus Omicron Tambahan Berasal dari WNI Repatriasi Amerika dan Inggris
Tampak dalam video tersebut sejumlah orang ada yang tertidur, berdekatan satu sama lain dan tidak menjaga jarak. Sang pengunggah video juga bercerita dirinya didekati calo yang menawarkan tarif karantina hotel yang fantastis.
"Saya ditawarkan hotel karantina satu orangnya Rp19 juta. Kalau lebih dari 20 orang, sudah berapa ratus juta tuh? Pemerintah benar-benar menyiksa rakyat," keluh wanita dalam video tersebut.
Baca juga: Penantian Keluarga WNI di Tempat Karantina Wisma Pasar Rumput
Lihat Juga :