1,3 Juta Masyarakat Miskin Ekstrem di Wilayah Pesisir Bakal Dientaskan
Selasa, 21 Desember 2021 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu kerentanan masyarakat relatif lebih rawan. Terutama terkait dengan gizi buruk dan keberadaan pemukiman kumuh atau di bantaran sungai.
“Akses layanan dasar, akses kesehatan relatif lebih buruk, terutama terkait rumah sakit bersalin dan poliklinik,” tuturnya.
Untuk pengentasan ini, Maruf mengatakan persiapannya akan dilakukan lebih awal. Jadi pada kuartal pertama 2022 bisa langsung dieksekusi.
Baca juga: 73 Titik Crowd Free Night di Jakarta saat Malam Tahun Baru, Ini Lokasinya
“Kita sudah lebih awal untuk melakukan persiapan di 2022. Sehingga pada kuartal pertama kita sudah bisa melakukan upaya rencana aksi untuk melakukan penangan. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Jadi kita lebih awal melakukan penangan dengan harapan bahwa 2022 ini 212 kabupaten kita sudah entaskan. Sehingga sisanya nanti itu kita bisa selesaikan 2023, dan di 2024 kemiskinan ekstrem 0%. Ini target kita,” pungkasnya.
“Akses layanan dasar, akses kesehatan relatif lebih buruk, terutama terkait rumah sakit bersalin dan poliklinik,” tuturnya.
Untuk pengentasan ini, Maruf mengatakan persiapannya akan dilakukan lebih awal. Jadi pada kuartal pertama 2022 bisa langsung dieksekusi.
Baca juga: 73 Titik Crowd Free Night di Jakarta saat Malam Tahun Baru, Ini Lokasinya
“Kita sudah lebih awal untuk melakukan persiapan di 2022. Sehingga pada kuartal pertama kita sudah bisa melakukan upaya rencana aksi untuk melakukan penangan. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Jadi kita lebih awal melakukan penangan dengan harapan bahwa 2022 ini 212 kabupaten kita sudah entaskan. Sehingga sisanya nanti itu kita bisa selesaikan 2023, dan di 2024 kemiskinan ekstrem 0%. Ini target kita,” pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :