Perempuan Masih Tertinggal, Butuh Waktu Seabad Hapus Ketimpangan Gender
Rabu, 22 Desember 2021 - 17:17 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani. Foto/Dok MPI/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Memperingati Hari Ibu pada 22 Desember ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyoroti masih lebarnya celah atau kesenjangan gender antara perempuan dan laki-laki. Bahkan, dibutuhkan nyaris satu abad untuk menghapus kesenjangan gender.
Menkeu menyatakan, dunia ini masih belum setara dari sisi gender. Riset yang dilakukan OECD tahun 2020 menunjukan gender gap masih terjadi dan itu terlihat dari sisi gaji atau upah yang diterima.
“Biasanya perempuan pada level yang sama posisinya, gaji dan upahnya lebih rendah dibanding laki-laki,” ujar Menkeu dalam acara Capital Market Women Empowerment Forum dengan tema “Advancing Gender Equality for Sustainable Finance in Indonesia Capital Market” di Jakarta, Rabu (22/12/2021).
Baca juga: Kisah Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Sukses Berkat Ibu Tukang Cuci Pakaian
Menurut Menkeu, masih ada berbagai hambatan yang dihadapi perempuan dalam rangka mendapatkan kesetaraan dari sisi kesempatan dan reward.
Menkeu menyatakan, dunia ini masih belum setara dari sisi gender. Riset yang dilakukan OECD tahun 2020 menunjukan gender gap masih terjadi dan itu terlihat dari sisi gaji atau upah yang diterima.
“Biasanya perempuan pada level yang sama posisinya, gaji dan upahnya lebih rendah dibanding laki-laki,” ujar Menkeu dalam acara Capital Market Women Empowerment Forum dengan tema “Advancing Gender Equality for Sustainable Finance in Indonesia Capital Market” di Jakarta, Rabu (22/12/2021).
Baca juga: Kisah Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Sukses Berkat Ibu Tukang Cuci Pakaian
Menurut Menkeu, masih ada berbagai hambatan yang dihadapi perempuan dalam rangka mendapatkan kesetaraan dari sisi kesempatan dan reward.
Lihat Juga :