Pensiunkan PLTU Batu Bara Butuh Duit Rp426 Triliun, Sri Muyani: Tak Semudah Membalikkan Tangan

Kamis, 23 Desember 2021 - 15:28 WIB
loading...
Pensiunkan PLTU Batu...
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa transisi energi dari fosil ke energi terbarukan tak semudah membalikkan telapak tangan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah berkomitmen untuk terus menjalankan transisi energi dari energi fosil ke energi ramah lingkungan tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pasalnya, menjalankan transisi energi membutuhkan anggaran besar .

"Transisi energi memang sangat mahal. Untuk mengubah energi tidak semudah membalikkan tangan. Kita harus punya perencanaan yang baik," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (23/12/2021).

Baca Juga: Transisi Energi Sektor Kelistrikan Butuh Investasi Rp14.200 Triliun

Dia menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan dana luar biasa besar untuk melakukan transisi energi. Untuk memensiunkan 5,5 GW PLTU Batubara saja, membutuhkan dana hingga miliaran dolar AS, yakni mencapai USD30 miliar atau setara Rp426 triliun.

Menurut dia isu perubahan iklim atau climate change menjadi salah satu isu penting. Ini akan menjadi topik yang akan dibicarakan dalam pertemuan G20 mendatang. "Climate change itu tidak mungkin bisa ditangani tanpa aspek keuangan. Makanya, di dalam Finance Track dibicarakan mengenai sustainable finance dan climate change finance. Itu menjadi sangat penting," katanya.

Baca Juga: Transisi Energi Telan Dana Jumbo hingga Rp3.500 Triliun, Ini Sebabnya

Dia menambahkan, Indonesia menjadi perhatian dunia dalam melakukan transisi energi ini. Maka dari itu, komitmen menanggulangi perubahan iklim akan dilakukan melalui langkah-langkah progresif yang mengedepankan prinsip ekonomi berkelanjutan. "Ini mengedepankan prinsip keadilan (just) dan keterjangkauan (affordable) dengan memperhatikan iklim berusaha dan masyarakat kecil," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Bisa Tetap Berkarya!...
Bisa Tetap Berkarya! Ini Tips Menjaga Kualitas Hidup Setelah Pensiun
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Rekomendasi
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Diperiksa Kejagung 9...
Diperiksa Kejagung 9 Jam Lebih, Sony Sonjaya Bungkam
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved