SOS, Bisnis Parkiran Hanya Kuat Bertahan hingga Juni 2020

Kamis, 23 April 2020 - 10:20 WIB
loading...
SOS, Bisnis Parkiran...
Banyak perusahaan jasa perparkiran tak akan bertahan menghadapi dampak wabah Covid-19 jika tak mendapat dukungan dari pemerintah pusat maupun daerah. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 telah memukul sebagian besar sektor usaha di Indonesia. Data yang ada menyebutkan jumlah pekerja dan buruh yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan setidaknya yelah mencapai 1,2 juta orang dari 74.430 perusahaan.

Tak hanya bisnis utama, terpukulnya sektor usaha juga merembet pada bisnis turunan yang ada. Bisnis perparkiran misalnya, ikut limbung dengan tutupnya pusat perbelanjaan, perkantoran dan restoran, serta kawasan wisata.

Perkumpulan Pengelola dan Penyedia Solusi Parkir Indonesia atau Indonesia Parking Association (IPA) menyebutkan, sejak wabah menyebar, pendapatan industri perparkiran anjlok 75% hingga 90%. Penurunan pendapatan tersebut bertambah parah saat diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa daerah seperti Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya, Makassar dan kota-kota lainnya.

Saat ini, industri perparkiran di Indonesia telah menyerap hampir 1,3 juta tenaga kerja yang terdiri dari petugas lapangan sampai tenaga administrasi. Untuk mengantisipasi kesulitan likuiditas serta menjaga arus kas (cashflow) perusahaan, beberapa perusahaan parkir telah melakukan pengurangan pegawai. Hal ini dipastikan bertambah seiring dengan makin banyaknya lokasi parkir yang terpaksa ditutup akibat penerapan PSBB.

"Berdasarkan dari masukan dari sejumlah anggota, banyak perusahaan parkir yang hanya dapat bertahan sampai bulan Mei–Juni 2020, dan bilamana wabah ini berkepanjangan melampaui bulan Mei-Juni 2020 maka dipastikan banyak perusahaan parkir akan menutup usahanya," ungkap Ketua IPA Rio dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/4/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wabah HMPV Merebak di...
Wabah HMPV Merebak di China: Akankah Jadi Pandemi Berikutnya setelah Covid-19?
Berkat Gas dan Rem Jokowi,...
Berkat 'Gas dan Rem' Jokowi, Indonesia Selamat dari Badai Krisis Ekonomi
Restrukturisasi Kredit...
Restrukturisasi Kredit Covid BNI Turun Jadi Rp25,8 T per Maret 2024
Bauran EBT Masih Jauh...
Bauran EBT Masih Jauh dari Target, Menteri ESDM Salahkan Covid
Status Pandemi Covid-19...
Status Pandemi Covid-19 Dicabut, Jokowi Optimistis Ekonomi Meningkat
3 Tahun Pandemi Covid-19,...
3 Tahun Pandemi Covid-19, Ini 5 Bisnis yang Bersinar dan Redup
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
Tak Ada Persiapan Khusus,...
Tak Ada Persiapan Khusus, Ruben Onsu Datang Santai ke Sidang Mediasi
Honda CB400SF E-Clutch...
Honda CB400SF E-Clutch dan CBR400R Four Siap Diluncurkan Bulan Depan!
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
Infografis
1.847 Bencana Terjadi...
1.847 Bencana Terjadi Sejak Januari hingga Akhir Juni 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved