Online Payment Makin Populer, Fintech Lokal Fokus Kembangkan Produk dan Fitur Baru
Senin, 27 Desember 2021 - 12:48 WIB
loading...
Gejolak ekonomi di masa pandemi menciptakan peluang bagi pertumbuhan transaksi digital. Peningkatan transaksi digital pada kuartal III tahun 2021, juga dirasakan oleh fintech lokal penyedia layanan payment gateway. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Gejolak ekonomi di masa pandemi menciptakan peluang bagi pertumbuhan transaksi digital . Peningkatan transaksi digital pada kuartal III tahun 2021, tak lepas dari kemudahan layanan yang disediakan oleh perusahaan financial technology, salah satunya PrismaLink. PrismaLink, sebuah perusahaan fintech lokal penyedia layanan payment gateway telah mencatat sejumlah peningkatan selama tahun 2021.
CEO PrismaLink, Laksono menyebutkan bahwa jumlah transaksi pembayaran digital melalui PrismaLink mengalami peningkatan cukup tinggi, yaitu lebih dari 50% bila dibandingkan dengan tahun lalu. “Tren transaksi saat ini sebagian besar sudah menggunakan digital banking. Secara otomatis, penggunaan online payment jadi salah satu pilihan utama customer. Disinilah kami masuk sebagai penyedia layanan pembayaran,” ujarnya.
Baca Juga: Transaksi Digital Perbankan Diproyeksi Capai Rp48.600 Triliun di 2022
Adapun tiga metode pembayaran terbanyak digunakan oleh mitra PrismaLink antara lain virtual account, bill payment, dan credit card. Tak hanya jumlah transaksi, PrismaLink juga mengalami peningkatan jumlah mitra atau rekanan lebih dari 50% bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
“Pertumbuhan tahun ini cukup signifikan, dengan didorong oleh kebutuhan transaksi digital. Jumlah merchant aktif kami pun meningkat 50%,” lanjut Laksono.
CEO PrismaLink, Laksono menyebutkan bahwa jumlah transaksi pembayaran digital melalui PrismaLink mengalami peningkatan cukup tinggi, yaitu lebih dari 50% bila dibandingkan dengan tahun lalu. “Tren transaksi saat ini sebagian besar sudah menggunakan digital banking. Secara otomatis, penggunaan online payment jadi salah satu pilihan utama customer. Disinilah kami masuk sebagai penyedia layanan pembayaran,” ujarnya.
Baca Juga: Transaksi Digital Perbankan Diproyeksi Capai Rp48.600 Triliun di 2022
Adapun tiga metode pembayaran terbanyak digunakan oleh mitra PrismaLink antara lain virtual account, bill payment, dan credit card. Tak hanya jumlah transaksi, PrismaLink juga mengalami peningkatan jumlah mitra atau rekanan lebih dari 50% bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
“Pertumbuhan tahun ini cukup signifikan, dengan didorong oleh kebutuhan transaksi digital. Jumlah merchant aktif kami pun meningkat 50%,” lanjut Laksono.
Lihat Juga :