Erick Thohir Minta Maaf Soal Setoran Dividen BUMN

Selasa, 09 Juni 2020 - 19:53 WIB
loading...
Erick Thohir Minta Maaf...
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta maaf terkait dengan setoran dividen saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta maaf terkait dengan setoran dividen saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR. Pernyataan maaf ini dilontarkan, lantaran sebelumnya Ia menyakini dividen BUMN bakal meningkat seiring kebijakan efisiensi.

Namun kedatangan pandemi Corona telah menghantam dunia usaha termasuk BUMN, sehingga dividen BUMN tahun ini akan sulit mencapai target. Erick mengatakan, dividen yang disetorkan akan berkurang bahkan hanya tersisa seperempat.

(Baca Juga: 5 BUMN Dapat Kucuran Dana Talangan, Erick Ungkap Alasan dan Rinciannya )

"Kita optimis dengan segala efisiensi meningkatkan dividen. Tapi dengan adanya Covid, mohon maaf saya sudah lapor dividen dan bukan tidak mungkin tahun depan seperempat," ujar Erick dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Selasa (9/6/2020).

Erick mengakui bahwa dampak virus corona sangat besar terhadap pelaku usaha dan industri. Seperti contoh, Angkasa Pura yang mencatat keuntungan, namun saat ada Covid, keuntungan tersebut dipakai untuk menjaga cash flow perusahaan.

"Begitu juga pada kereta yang keuntungan mencapai Rp2,5 triliun, 90% penurunan income. Jadi mau tidak mau keuntungan tidak di dividenkan untuk jaga cash flow," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MPMX Meningkatkan Pembagian...
MPMX Meningkatkan Pembagian Dividen Tunai di Tengah Kondisi Industri yang Menantang
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu Picu Kepanikan Petani Sawit, Harga TBS Turun Drastis
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Rekomendasi
Pemukiman Prasejarah...
Pemukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved