RS Akademik UGM Jadi RS Rujukan COVID-19 dengan Teknologi Smart System
Selasa, 09 Juni 2020 - 21:49 WIB
loading...
A
A
A
Rektor UGM Panut Mulyono mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas selesainya pembangunan lanjutan gedung Arjuna dan Yudhistira RSA UGM. "InsyaAllah pada hari Kamis (11/6/2020), setelah kita lakukan sterilisasi, maka gedung ini akan segera kita operasikan. Kehadiran RSA UGM menjadi sebuah kebanggaan sekaligus harapan bagi seluruh masyarakat DIY. RS yang berfungsi sebagai tempat pendidikan, penelitian dan pelayanan kesehatan secara terpadu, selaras dengan prinsip Tri Dharma Perguruan Tinggi," kata Panut.
Penyelesaian pembangunan lanjutan RS Akademik UGM dikerjakan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Badan Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi DIY dengan kontraktor PT Adhi Karya dan Manajemen Konstruksi PT. Virama Karya dengan melibatkan 515 tenaga kerja. Kedua gedung tersebut telah dilengkapi transport vertikal dalam bangunan (bed lift).
Gedung Yudhistira dibangun setinggi 5 lantai dengan luas 4.177 m2 dimanfaatkan untuk fasilitas penyimpanan logistik di lantai 1, ruang Poliklinik COVID-19 di lantai 2, ruang rawat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di lantai 3,4, dan 5 dengan kapasitas masing-masing 22, 24, dan 23 tempat tidur. Sementara Gedung Arjuna juga setinggi 5 lantai dengan luas 4.505 m2 untuk ruang ganti medis di lantai 2, ruang istirahat tenaga medis di lantai 3, ruang perawatan PDP dengan kapasitas 23 tempat tidur di lantai 4, dan ruang isolasi kritis dilengkapi negative pressure sebanyak 15 tempat tidur di lantai 5.
Penyelesaian pembangunan lanjutan RS Akademik UGM dikerjakan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Badan Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi DIY dengan kontraktor PT Adhi Karya dan Manajemen Konstruksi PT. Virama Karya dengan melibatkan 515 tenaga kerja. Kedua gedung tersebut telah dilengkapi transport vertikal dalam bangunan (bed lift).
Gedung Yudhistira dibangun setinggi 5 lantai dengan luas 4.177 m2 dimanfaatkan untuk fasilitas penyimpanan logistik di lantai 1, ruang Poliklinik COVID-19 di lantai 2, ruang rawat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di lantai 3,4, dan 5 dengan kapasitas masing-masing 22, 24, dan 23 tempat tidur. Sementara Gedung Arjuna juga setinggi 5 lantai dengan luas 4.505 m2 untuk ruang ganti medis di lantai 2, ruang istirahat tenaga medis di lantai 3, ruang perawatan PDP dengan kapasitas 23 tempat tidur di lantai 4, dan ruang isolasi kritis dilengkapi negative pressure sebanyak 15 tempat tidur di lantai 5.
(akr)
Lihat Juga :