Harga BBM Tidak Turun, Pemerintah Dituntut Bayar Ganti Rugi Rp13,75 T

Rabu, 10 Juni 2020 - 17:18 WIB
loading...
Harga BBM Tidak Turun,...
Koalisi Masyarakat Penggugat Harga BBM menuntut pemerintah membayar ganti rugi akibat tidak menurunkan harga BBM saat harga minyak dunia anjlok. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Koalisi Masyarakat Penggugat Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menuntut kepada pemerintah untuk membayar ganti rugi akibat tidak menurunkan harga BBM saat harga minyak dunia anjlok.

Pemerintah dituntut mengganti kerugian senilai Rp13,75 triliun untuk kelebihan bayar BBM bulan April dan Mei 2020 kepada masyarakat melalui mekanisme yang legal, adil dan transparan.

"Kerugian timbul akibat dari tidak turunnya harga BBM pada bulan April dan Mei 2020 mengacu pada regulasi dari Menteri ESDM yang diterbitkan berdasarkan Kepmen ESDM No.62K/2020. Regulasi itu telah merugikan masyarakat karena apabila mengacu berdasarkan parameter tersebut maka harga BBM seharusnya diturunkan mengikuti mekanisme pasar," ujar Koordinator Koalisi Masyarakat Penggugat Harga BBM Marwan Batubara saat konferensi pers virtual, di Jakarta, Rabu (10/6/2020). (Baca Juga : Jelang New Normal, Konsumsi BBM Pertamina Mulai Membaik )

Dia menjeleskan, apabila mengacu aturan tersebut maka dihitung berdasarkan formula harga BBM di Singapore (Mean of Platts Singapore/MOPS) atau Argus pada periode setiap tanggal 25 pada dua bulan sebelumnya sampai tanggal 24 satu bulan sebelumnya.

Dengan demikian MOPS rata-rata 25 Februari sampai dengan 24 Maret 2020 dan rata-rata kurs sebesar Rp15.300 per dolar AS maka diperoleh harga BBM bulan April 2020 untuk jenis Pertamax RON 92 sekitar Rp5.500 per liter dan Pertalite RON 90 sekitar Rp5.250 per liter.

"Namun faktanya harga resmi BBM yang dijual di berbagai SPBU adalah Rp9.000 per liter untuk Pertamax dan Rp7.650 per liter untuk Pertalite. Dengan demikian, jika dibanding harga sesuai formula, maka konsumen BBM Pertamax membayar lebih mahal sekitar Rp3.000 per liter," kata dia.

Hal yang sama juga terjadi untuk BBM Solar dan BBM Khusus Penugasan Premium. Adapun harga kedua BBM tersebut lebih mahal sekitar Rp1.250-1.500 per liter. "Jadi untuk semua jenis BBM rata-rata diperkirakan lebih mahal sekitar Rp2.000 per liter," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Dukung Pemerintah Hemat...
Dukung Pemerintah Hemat Energi, Rodalink Ajak Masyarakat Bandung Bersepeda
Gaza Dibanjiri Coklat...
Gaza Dibanjiri Coklat dan Minuman Ringan saat Bahan Bakar dan Obat-obatan Ditahan Israel
Rekomendasi
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Berita Terkini
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
Infografis
Bayar Bunga Warisan...
Bayar Bunga Warisan Jokowi Rp183 T, Prabowo Bakal Tarik Utang Rp775 T
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved