Banyak Orang Plesiran ke Luar Negeri, Luhut Sampai Mohon-mohon Minta Tahan Diri

Senin, 10 Januari 2022 - 16:52 WIB
loading...
Banyak Orang Plesiran...
Menko Luhut meminta untuk menahan diri agar tidak bepergian ke luar negeri. Alasannya karena bertambahnya kasus Covid-19 di Indonesia belakangan ini, disebabkan oleh orang-orang yang plesiran dari luar negeri. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan untuk kesekian kalinya memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menahan diri agar tidak bepergian ke luar negeri . Alasannya karena bertambahnya kasus Covid-19 di Indonesia belakangan ini, disebabkan oleh orang-orang yang plesiran dari luar negeri.

"Kami mohon untuk menahan diri dulu tidak melakukan perjalanan ke luar negeri, kecuali sangat penting," ujar Menko Luhut pada konferensi persnya secara virtual di Jakarta, Senin (10/1/2022).

Baca Juga: Warganya Suspek Omicron, Wagub DKI Buka Peluang Lockdown Lokal

Sambut Luhut menjelaskan, hari ini virus varian baru omicron telah menyebar ke 150 negara di dunia, yang mayoritas menginfeksi beberapa negara-negara maju. Bahkan saat ini, terangnya virus tersebut telah mencapai puncaknya yaitu varian delta.

"Peningkatan tersebut juga meningkatkan perawatan rumah sakit terutama di Amerika Serikat, Australia, Ingris dan beberapa negara bagian Eropa," sambung Luhut.

Diterangkan juga oleh Menko Luhut, bahwa kasus konfirmasi PPLN (Pelaku Perjalanan Luar Negeri) mendominasi kasus harian yang ada di Indonesia. Hal itu memicu meningkat kasus aktif dan perawatan pasien yang ada di Jawa - Bali.

"Pada 9 Januari lalu di Jakarta dari 393 kasus yang terjadi, hampir 300 kasus yang disebabkan oleh para pelaku perjalanan luar negeri," tutur Luhut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Prabowo dan Luhut Bertemu...
Prabowo dan Luhut Bertemu Empat Mata di Istana, Ini yang Dibahas
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Rekomendasi
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Jenderal Uni Eropa Minta...
Jenderal Uni Eropa Minta Tentara Dikerahkan ke Greenland
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved