Resmi Diluncurkan, Aset Holding BUMN Pariwisata Bisa Tembus Rp260 Triliun
Kamis, 13 Januari 2022 - 21:44 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir saat peluncuran Injourney, Holding Pariwisata dan Pendukung di Pantai Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, pada Kamis, 13 Januari 2022. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Injourney, Holding BUMN Pariwisata dan Pendukungnya telah resmi diluncurkan pada hari ini. Menteri BUMN Erick Thohir menaksir total aset Injourney bisa mencapai Rp260 triliun.
Adapun perusahaan pelat merah yang tergabung dalam holding ini antara lain PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), PT Hotel Indonesia Natour (Persero), PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero), dan PT Sarinah (Persero).
Baca juga: Jokowi Resmi Luncurkan Injourney, Erick Thohir: Fokus Bangun Pariwisata Domestik
"Dilihat angka-angkanya, total aset dari Holding BUMN ini di tahun 2024 itu Rp260triliun dengan potensi penjualan yang terus meningkat," kata Erick saat peluncuran Injourney yang disiarkan secara virtual, Kamis (13/1/2022).
Dia pun optimistis keberadaan Injourney mampu menciptakan sektor pariwisata dan aviasi dalam satu ekosistem terintegrasi. Oleh karena itu, Kementerian BUMN akan memokuskan holding untuk menggarap pariwisata domestik.
Baca juga: Jokowi Tampil Sporty saat Kunjungi Lombok, Netizen: Jaketnya Beli di Mana Pak?
"Nah ini saya rasa kesempatan untuk kita membangkitkan bagaimana berfokus pada wisata lokal dan menjaga wisata mancanegara," ucapnya.
Adapun perusahaan pelat merah yang tergabung dalam holding ini antara lain PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), PT Hotel Indonesia Natour (Persero), PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero), dan PT Sarinah (Persero).
Baca juga: Jokowi Resmi Luncurkan Injourney, Erick Thohir: Fokus Bangun Pariwisata Domestik
"Dilihat angka-angkanya, total aset dari Holding BUMN ini di tahun 2024 itu Rp260triliun dengan potensi penjualan yang terus meningkat," kata Erick saat peluncuran Injourney yang disiarkan secara virtual, Kamis (13/1/2022).
Dia pun optimistis keberadaan Injourney mampu menciptakan sektor pariwisata dan aviasi dalam satu ekosistem terintegrasi. Oleh karena itu, Kementerian BUMN akan memokuskan holding untuk menggarap pariwisata domestik.
Baca juga: Jokowi Tampil Sporty saat Kunjungi Lombok, Netizen: Jaketnya Beli di Mana Pak?
"Nah ini saya rasa kesempatan untuk kita membangkitkan bagaimana berfokus pada wisata lokal dan menjaga wisata mancanegara," ucapnya.
Lihat Juga :