Tahun Ini, PGN Konversi Gas 33 PLTD di Indonesia Timur

Kamis, 20 Januari 2022 - 15:25 WIB
loading...
Tahun Ini, PGN Konversi Gas 33 PLTD di Indonesia Timur
PGN mulai konversi gas pembangkit listrik tenaga diesel di Indonesia bagian timur. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk mulai mengonversi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berbahan bakar minyak (BBM) menjadi Bahan Bakar Gas (BBG) di 33 titik di Indonesia timur. Parogram gasifikasi tersebut merupakan pelaksanaan Keputusan Menteri ESDM No. 13 Tahun 2020 tentang Gasifikasi Pembangkit Tenaga Listrik.

"Sesuai penugasan dari Pertamina, kami harus menyelesiakan proses pelaksanaan gasifikasi totalnya 52 titik, tapi kami mulai 33 titik," kata Direktur Utama PGN Haryo Yunianto saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR, di Jakarta, baru-baru ini.

Baca Juga: Ajaib, Mahasiswa Belanda Bikin Motor Berbahan Bakar Gas dari Rawa-rawa

Haryo memberikan penugasan kepada PGN selaku subholding gas Pertamina melakukan konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD). Saat ini, PGN telah mempercepat proses lelang pengadaan barang untuk menjalankan gasifikasi PLTD di 33 titik di Indonesia Timur tersebut.

Pihaknya optimistis seluruh PLTD mulai beroperasi menggunakan gas pada pertengahan 2024. Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto menyambut baik program gasifikasi tersebut utamanya dalam rangka menudukung pemerintah menekan emisi karbon.

Dia mengatakan bahwa pemanfaatan gas bumi sebagai energi ramah lingkungan harsu terus didorong. "Itu sebuah upaya untuk menurunkan emisi. Prinsipnya, apabila energi fosil tetap dipakai, solusinya harus memakai gas," kata dia.

Baca Juga: Menuju Zero Net Emission, PGN Perluas Utilisasi Gas Bumi

Sugeng melanjutkan, perluasan pemanfaatan gas bumi harus didukung dalam memperkuat infrastruktur. Pembangunan infrastruktur gas bumi apabila ingin memanfaatkan sebesar-besarnya gas bumi. "Apabila gas bumi ingin dimanfaatkan sebesar-besarnya sebagai energi yangcramah dan efisien maka sudah sekiranya membangun infrastruktur," kata dia.
(nng)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2336 seconds (10.55#12.26)