Dampak Varian Delta Engga Main-main, Sri Mulyani Ungkap Tagihan Perawatan Pasien Covid-19

Jum'at, 21 Januari 2022 - 18:48 WIB
loading...
Dampak Varian Delta...
Menteri Keuangan atau Menkeu, Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, dampak varian delta pada pertengahan tahun 2021 lalu tidak main-main. Dimana membuat lonjakan pada tagihan biaya perawatan pasien COVID-19. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan atau Menkeu, Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, tagihan biaya perawatan pasien COVID-19 akibat varian Delta hampir mendekati Rp100 triliun pada 2021. Seperti diketahui saat sekitar bulan Juli 2021, Indonesia mengalami lonjakan kasus Covid-19 tertinggi akibat varian Delta .

"Gara-gara Delta, itu jumlah belanja untuk membayar (perawatan) pasien itu mendekati Rp100 triliun, atau Rp94 triliun," ujar Menkeu, Sri Mulyani dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi XI DPR RI beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Sri Mulyani Diminta Tak Usik Dunia Usaha dengan Revisi Target Pajak

Varian Delta merebak dan memicu lonjakan kasus COVID-19 hingga mencetak rekor berkali-kali. Untuk mencegah penyebaran virus yang lebih luas, pemerintah menerapkan PPKM Darurat dan diubah ke PPKM level 3-4 selama periode Juli-Agustus 2021.

"Untuk mendorong kesiapan di sisi kesehatan dan ekonomi masyarakat, pemerintah pun menambah anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang semula berjumlah Rp699,43 triliun, menjadi Rp744,77 triliun. Realisasi anggaran tersebut pada akhir 2021 tidak sampai 90% atau hanya Rp658,6 triliun," terangnya.

Sambung Mantan Direktur Bank Dunia itu menerangkan, biaya perawatan pasien COVID-19 akibat varian Delta di 2021 pun belum tertagih seluruhnya. Sebagian dari total biaya perawatan sekitar Rp94 triliun akan ditagih di anggaran PEN 2022, yang memiliki pagu sebesar Rp455,62 triliun.

"Ini yang akan tertagihkan di (PEN) tahun 2022, yaitu sekitar Rp23 triliun tagihan (perawatan pasien) di 2021," tambahnya.

Baca Juga: Masih Terus Dikritik, Sri Mulyani Curhat: Hargai Kinerja Pengumpul Keuangan Negara

Dia menilai bahwa anggaran perawatan pasien COVID-19 dalam klaster kesehatan PEN memang cenderung under budgeting, sehingga realisasinya hampir selalu tinggi. Pada 2022, anggaran PEN kluster kesehatan ditetapkan sebesar Rp122,5 triliun.

"Anggaran itu disiapkan untuk bisa fleksibel jika terjadi lonjakan kasus COVID-19 sewaktu-waktu," pungkasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
Sri Mulyani Ditunjuk...
Sri Mulyani Ditunjuk Jadi Anggota Dewan Direksi Gates Foundation
Purbaya Tunda Tarik...
Purbaya Tunda Tarik Pajak Pedagang Online Warisan Sri Mulyani, Ini Alasannya
5 Perbedaan Kebijakan...
5 Perbedaan Kebijakan Pajak Purbaya vs Sri Mulyani, Bak Langit dan Bumi
5 Gebrakan Purbaya Dua...
5 Gebrakan Purbaya Dua Minggu Jadi Menkeu Gantikan Sri Mulyani
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Pensiun Jadi Menkeu,...
Pensiun Jadi Menkeu, Sri Mulyani akan Ngajar di Oxford
Penjarahan Rumah Sri...
Penjarahan Rumah Sri Mulyani hingga Sahroni, Polisi Tangkap 52 Tersangka
Rekomendasi
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Tekuk Irak 4-1, Erling Haaland Cetak Brace
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Berita Terkini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Infografis
Sudah Ada di Indonesia,...
Sudah Ada di Indonesia, Kenali Gejala Covid-19 Varian Omicron XBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved