Belum Lapor Luhut, Menhub Sebut Kenaikan Tarif KRL Belum Pasti
Kamis, 27 Januari 2022 - 13:39 WIB
loading...
Menhub Budi Karya Sumadi menyebutkan bahwa rencana kenaikan tarif KRL commuter line belum final. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebutkan bahwa rencana kenaikan tarif kereta komuter atau KRL dari Rp3.000 menjadi Rp5.000 belum diputuskan. Soal kenaikan tarif tersebut, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan akan melapor terlebih dahulu ke Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.
"Belum ada keputusan, dan untuk itu saya juga harus melapor kepada Pak Menko Marves," ujar Menhub dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR yang dikutip Kamis (27/1/2022).
Baca Juga: Polemik Kenaikan Tarif KRL, Jubir Kemenhub Tampung Keluhan Masyarakat
Menhub Budi mengatakan bahwa wacana kenaikan tarif KRL itu ada pada posisi yang tidak mudah. Namun, dia menegaskan bahwa pemerintah juga mempertimbangkan usulan kenaikan tarif tersebut. "Kami akan mencari jalan terbaik atau solusi untuk menyelesaikan masalah itu," ungkapnya.
Menurut dia, wacana untuk menaikkan tarif KRL itu berdasarkan pada usulan dan hasil survei sejumlah pihak. Namun, imbuh dia, pemerintah juga memahami kondisi saat ini yang masih cukup berat bagi masyarakat.
"Belum ada keputusan, dan untuk itu saya juga harus melapor kepada Pak Menko Marves," ujar Menhub dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR yang dikutip Kamis (27/1/2022).
Baca Juga: Polemik Kenaikan Tarif KRL, Jubir Kemenhub Tampung Keluhan Masyarakat
Menhub Budi mengatakan bahwa wacana kenaikan tarif KRL itu ada pada posisi yang tidak mudah. Namun, dia menegaskan bahwa pemerintah juga mempertimbangkan usulan kenaikan tarif tersebut. "Kami akan mencari jalan terbaik atau solusi untuk menyelesaikan masalah itu," ungkapnya.
Menurut dia, wacana untuk menaikkan tarif KRL itu berdasarkan pada usulan dan hasil survei sejumlah pihak. Namun, imbuh dia, pemerintah juga memahami kondisi saat ini yang masih cukup berat bagi masyarakat.
Lihat Juga :