Jelang Peresmian Holding Pertahanan, Erick Thohir Copot Dirut PTDI

Jum'at, 28 Januari 2022 - 13:01 WIB
loading...
Jelang Peresmian Holding...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/MPI/Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Jelang peresmian Holding BUMN Pertahanan akhir bulan ini, PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI sebagai salah satu anggota holding mengalami pergantian pucuk pimpinan.

Menteri BUMN Erick Thohir mencopot Elfin Guntoro dari jabatan Direktur Utama (Dirut) PTDI dan mengangkat Gita Amperiawan sebagai Dirut perseroan.

Sebagai catatan, Elfin menjabat Dirut PTDI sejak 2017 atau saat Rini Soemarno menjabat sebagai Menteri BUMN. Dia diangkat melalui Rapat Umum Pemegang saham (RUPS) perusahaan.

Baca juga: Cegah Korupsi di BUMN, Erick Thohir Dorong Perbaikan UU Keuangan

Namun, sejak September 2021 lalu, Erick Thohir kembali mempercayakan Elfin untuk menahkodai PTDI. Keputusan itu dituangkan melalui Surat Keputusan Menteri BUMN selaku RUPS perseroan dengan Nomor: SK-287/MBU/09/2021.

Hanya saja, belum genap 5 bulan Elfien menjabat sejak ditetapkan kembali sebagai Direktur Utama PTDI, Erick kembali menerbitkan Surat Keputusan yang berisikan pergantian jajaran direksi PTDI. Belum ada keterangan resmi alasan Kementerian BUMN kembali mengganti posisi Dirut PTDI.

Jika merujuk pada pernyataan Erick Thohir saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI pada Selasa (25/1/2022), Menteri BUMN memastikan Holding BUMN Pertahanan atau Defence Industry Indonesia (Defend ID) akan fokus pada penguatan teknologi (software) untuk industri pertahanan nasional.

Baca juga: Holding Pertahanan Diluncurkan 2022, Len Industri Kuasai Saham 4 BUMN

Kementerian BUMN dan Kementerian Pertahanan pun sudah merumuskan peta jalan atau roadmap Defend ID hingga 10-20 tahun ke kedepannya. Erick menyebut roadmap memuat langkah-langkah strategi perihal penguasaan teknologi yang mengedepankan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

"Untuk Defend ID sekarang kita tidak terjebak pada hardware lagi karena kenapa industri pertahanan ke depan adalah daripada software-nya. Karena itu, kita kemarin, kita duduk dengan Menteri Pertahanan untuk membuat roadmap jangka panjang 10 sampai 20 tahun ke depan agar ada keberpihakan dari TKDN," kata Erick, dikutip Jumat (8/1/2022).

Ihwal penyerapan TKDN, Erick optimis Defend ID mampu menyerap komponen atau barang dan jasa dalam negeri hingga di angka 40%. Presentasi itu sejak holding diresmikan hingga 2025 mendatang.

"Supaya kita jangan dalam arti membeli produk-produk yang ada tentu di defend, kita juga tentu TKDN-nya juga dilakukan. Ini kita sinkronisasi, kita bersepakat untuk industri pertahanan ini 40% TKDN nanti sampai tahun 2025 kalau tidak salah," tuturnya.



Erick juga memastikan Holding Industri Pertahanan akan memperbaiki sistem pemeliharaan (maintenance) hingga perangkat lunak di Indonesia. "Kalau Kita bicara industri defend maintenance, software-nya itu dikunci, itu yang akhirnya kita kembali lagi pada penjual. Nah, ini yang kita coba perbaiki bagaimana di industri Defend ID ini bisa menjadi sinkronisasi agar ada solusi seperti yang kita lakukan di kementerian lain," paparnya.

Secara struktural, Kementerian BUMN menetapkan PT Len Industri (Persero) sebagai Induk Defend ID. Len dipilih dengan pertimbangan jaringan bisnis perusahaan yang mencakup seluruh bidang pertahanan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rantai Ekonomi...
Perkuat Rantai Ekonomi Kerakyatan, Holding BUMN Danareksa Salurkan Kurban untuk 3.800 Keluarga
BTN Siapkan Plafon Pembiayaan...
BTN Siapkan Plafon Pembiayaan Rp4,5 Triliun ke Holding Danareksa
Waskita Bocorkan Rencana...
Waskita Bocorkan Rencana Peleburan 2 BUMN Karya, Rampung Maksimal 2026
FSPPB Dukung Penggabungan...
FSPPB Dukung Penggabungan Anak Usaha Pertamina, Model Holding Dinilai Tak Efisien
Erick Thohir Angkat...
Erick Thohir Angkat Sekjen PSSI Yunus Nusi Jadi Komisaris Angkasa Pura
Anggaran Kementerian...
Anggaran Kementerian BUMN 2026 Diusulkan Rp604 Miliar, Buat Apa Saja?
Menlu Sugiono Terpilih...
Menlu Sugiono Terpilih sebagai Ketum PB IPSI, Menpora Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
Menpora Erick Thohir...
Menpora Erick Thohir Dorong Peran Perempuan dan Pemimpin Muda di Kemenpora
Menpora Erick Lantik...
Menpora Erick Lantik Pejabat Tinggi Kemenpora, Rotasi Jabatan Bentuk Komitmen Transformasi
Rekomendasi
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
Berita Terkini
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Infografis
3 Alasan Komisi Eropa...
3 Alasan Komisi Eropa Dorong UE Miliki Blok Pertahanan Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved