Lewat Program Makmur, Pupuk Indonesia Dukung PMO Kopi Nusantara

Senin, 31 Januari 2022 - 14:36 WIB
loading...
Lewat Program Makmur, Pupuk Indonesia Dukung PMO Kopi Nusantara
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan ekosistem program Makmur bisa membantu pengembangan kopi Nusantara. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) mendukung upaya pengembangan dan peningkatan kualitas komoditas kopi Nusantara. Upaya ini diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Project Management Office (PMO) antara sejumlah perusahaan BUMN dengan Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) dan Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI) di Lampung, Minggu (30/1/2022).

Baca juga: Ribuan Petani Sempat Patah Semangat, Ini Perjuangan Kopi Bangkit Asal Desa Sumber Agung

Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia, Nugroho Christijanto mengatakan Pupuk Indonesia siap mendukung program Menteri BUMN Erick Thohir tersebut melalui penyediaan pasokan pupuk dan pembinaan kepada petani yang tepat.

Nugroho berharap program Makmur diharapkan dapat mendukung PMO Kopi Nusantara ini. "Program Makmur memiliki ekosistem yang lengkap dan terbukti mampu meningkatkan produktivitas serta penghasilan pertanian," demikian tegas Nugroho, dalam keterangannya, Senin (31/1/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa pengembangan dan peningkatan kualitas komoditas kopi Nusantara bisa memanfaatkan ekosistem yang sudah ada pada Program Makmur.

"Di dalam ekosistem ini komplet. Ada petaninya, lalu ada funding atau modalnya, BRI, BSI, BNI, memberi pinjaman kepada petani. Tapi memberi pinjaman kepada petani, tetapi petani jangan membeli handphone. Dipakai untuk modal kerja, supaya naik kelas," kata Erick.



Erick menyatakan bahwa pengembangan kopi Nusantara juga butuh dukungan pemerintah daerah dan semua pihak tekait.

"Kalau kita bikin ekosistem Makmur tidak didukung oleh pemerintah daerah, kementerian lain, swasta, temen-temen kita yang dari di luar negeri yang kita perlu ekspor, ya enggak jalan. Toh konteksnya apa, kita ingin mensejahterakan sahabat-sahabat kita petani, dan juga swasta, dan juga semua BUMN, atau pemerintah daerah, sebagian tugasnya, untuk mesejahterakan semua," demikian kata Erick.

Selain Pupuk Indonesia, perusahaan BUMN yang terlibat dalam penandatanganan MoU ini adalah PTPN III, RNI, Telkom, Perhutani, dan BRI. Seluruh pihak dalam MoU ini sepakat untuk menjajaki rencana kerja sama dalam bidang market, research & development (R&D), production & sustainability, dan pengembangan ekosistem bisnis kopi nusantara.

Baca juga: TA-X80, Supercar Konsep yang Tak Pernah Diproduksi Daihatsu

Dalam MoU ini, para pihak akan menjajaki upaya untuk melakukan digitalisasi ekosistem kopi Nusantara. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, riset dan pengembangan, kualitas, dan standar kopi Nusantara. Sekaligus agar dapat memperbaiki ekosistem industri kopi yang berdampak positif bagi semua lini pelaku bisnis kopi. Mulai dari petani kopi, UMKM, dan pelaku bisnis kopi dari hulu sampai dengan hilir.
(uka)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1352 seconds (10.177#12.26)