Winning in The New Normal

Sabtu, 13 Juni 2020 - 10:05 WIB
loading...
A A A
Seperti di lintasan balap, di bisnis menyalip pesaing yang paling mudah adalah di situasi yang gonjang-ganjing, disuptif, chaotic, discontinue, dan uncertain seperti krisis pandemi saat ini. Justru kita lebih sulit mengungguli pesaing dalam kondisi yang normal dan mapan.

Karena itu, memasuki new normal saat ini adalah momentum yang paling tepat bagi kita untuk “menyalip di tikungan” dengan melakukan inovasi. Inovasi ini kita ciptakan dengan memanfaatkan perubahan-perubahan yang terjadi selama transisi menuju terbentuknya kenormalan baru.

Kita bisa melihat gelas yang setengah terisi air dalam dua perspektif: setengah kosong atau sebaliknya, setengah penuh. Setengah kosong artinya pesimistis. Sementara setengah penuh optimistis.

Begitupun new normal kali ini kita bisa melihatnya secara pesimistis atau optimistis. Kalau pesimistis, kita akan melihat new normal sebagai bencana yang membuat kita tak berdaya. Sebaliknya, kita juga bisa melihatnya sebagai sebuah sinar terang benderang yang memunculkan sejuta peluang. Kita akan menjadi pemenang dengan new normal. (Lihat Videonya: Pewarta Foto: Merekam Sejarah Mengabadikan Sebuah Perjuangan)

Yang satu namanya loser mentality. Sementara yang kedua winning mentality. Welcome new normal. Be a winner.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Andalan Saat Krisis,...
Jadi Andalan Saat Krisis, APBN Harus Dipastikan Tetap Sehat
Bukan Krisis Biasa,...
Bukan Krisis Biasa, Sri Mulyani Sebut Luka Memar Akibat Pandemi Sangat Dalam
Kabar Buruk dari China,...
Kabar Buruk dari China, Bisnis Kontainer Lumpuh Akibat Kebijakan Nol Covid
Menko Airlangga Ajak...
Menko Airlangga Ajak Anak Muda Tetap Optimistis Sambut New Normal
Menko Airlangga: Pertumbuhan...
Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Penting untuk Menyerap Tenaga Kerja
Terungkap! Turis Asing...
Terungkap! Turis Asing Timor Leste Paling Banyak Datang ke RI
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Bunuh Sel Zombie, Ilmuwan...
Bunuh Sel Zombie, Ilmuwan Ungkap Efek Menakutkan Mantan Pasien Covid-19
Keputusan China Akhiri...
Keputusan China Akhiri 'Nol Covid-19' Diduga Picu 1,9 Juta Ekses Kematian
Rekomendasi
Bahaya Mengumbar Aib...
Bahaya Mengumbar Aib di Media Sosial, Ini Penjelasan Islam Berdasarkan Al-Qur'an
KY Bakal Tindak Lanjuti...
KY Bakal Tindak Lanjuti Laporan Kubu Nadiem Makarim
5 Pemakaman Tokoh Dunia...
5 Pemakaman Tokoh Dunia dengan Biaya Fantastis, Ada yang Capai Rp14,4 Triliun
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved