Kalbe Farma Uji Klinis Obat Herbal untuk Covid-19

Sabtu, 13 Juni 2020 - 16:07 WIB
loading...
Kalbe Farma Uji Klinis...
Kalbe Farma uji klinis obat herbal untuk Covid-19. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) siap melakukan uji klinis terhadap dua obat berbahan herbal yang dilakukan oleh konsorsium Covid-19 Ristek/BRIN. Pelaksanaan uji klinis ini sudah dilakukan pada 8 Juni kemarin dan akan selesai pada Agustus mendatang.

Uji klinis ini dilakukan terhadap obat herbal biodiversitas Indonesia sebagai produk imunomodulator herbal dalam penanganan pasien Covid-19.

Adapun 2 produk Kalbe Farma yang akan diuji berbahan dasar Cordyceps militaris dan kombinasi ekstrak yang terbuat dari ekstrak jahe merah, meniran, sambiloto dan sembung.

Direktur PT Kalbe Farma Tbk Sie Djohan mengatakan uji klinis ini merupakan kerjasama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Kalbe, Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI).

"LIPI sebagai koordinator uji klinik obat herbal Indonesia ini juga bekerja sama dengan Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk melaksanakan uji klinik di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet dengan didukung oleh Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Puskes TNI dan Litbangkes Kemenkes. Pelaksanaan Uji Klinik dimulai tanggal 8 Juni 2020 dan diperkirakan akan selesai di Agustus 2020," kata Sie Djohan di Jakarta, Sabtu (13/6/2020).

Dia melanjutkan, Kalbe berkomitmen mendukung pemerintah melalui produk herbal Kalbe dalam mengatasi dan menanggulangi Covid-19, salah satunya melalui inovasi dan penelitian obat herbal sebagai imunomudulator dalam penanganan pasien Covid-19. Bio Farma Siap Uji Klinis Vaksin Corona Mulai Juli Mendatang

"Kami melakukan kajian literatur terhadap produk herbal unggulan yang memiliki efektifitas, keamanan, dan memiliki nilai konten lokal serta ketersediaan bahan baku. Harapan kami produk herbal ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam membantu memperkuat imunitas tubuh dan bermanfaat untuk dapat tetap produktif di saat new normal ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Kalbe telah memiliki produk berbasis bahan baku jamur Cordyceps militaris. Proses kultur jaringan, ekstraksi sampai dengan pembuatan produk berbasis jamur Cordyceps militaris dilakukan di Indonesia.

Selama ini, jamur Cordyceps dipercaya dapat menjaga sistem kekebalan tubuh dan mengobati gangguan pernapasan. Sebagai tanaman obat tradisional, cordyceps mengandung banyak nutrisi, seperti protein, asam amino esensial, peptida, vitamin (B1, B2, B12, E, K), asam lemak, dan mineral serta zat aktif cordycepin dan adenosine.

Sedangkan produk lain yang digunakan dalam uji klinik adalah produk yang berasal dari kombinasi herbal, yang berbahan dasar ekstrak jahe merah, meniran, sambiloto dan sembung.

Bahan herbal alami Indonesia yang telah dipercaya dapat menjaga daya tahan tubuh tubuh. Produk dengan kombinasi herbal ini segera akan diluncurkan ke konsumen bulan Juli 2020 mendatang.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Perkembangan...
Dorong Perkembangan Retail Herbal Digital dengan Sistem Modern
Dexa Siap Bawa OMAI...
Dexa Siap Bawa OMAI Fitofarmaka ke Pasar Global Obat Herbal
Promosikan Potensi Herbal...
Promosikan Potensi Herbal Lokal, SIG Bawa UMKM Rembang Tembus Pasar Nasional
MNC Life Gandeng Kalbe...
MNC Life Gandeng Kalbe Farma Gelar Seminar Kenali Kanker Payudara Sejak Dini
Ambil Bagian dalam Pembangunan...
Ambil Bagian dalam Pembangunan Berkelanjutan, Kalbe Raih Proper Emas
Fundraising Karyawan...
Fundraising Karyawan Kalbe Senilai Rp251 Juta Bantu Pengobatan Gratis
Produk Herbal Lokal...
Produk Herbal Lokal Mulai Menembus Pasar Internasional
Ini Solusi Herbal Alami...
Ini Solusi Herbal Alami untuk Kesehatan Ginjal
NOD. dari JumpStart...
NOD. dari JumpStart Kenalkan Minuman Herbal Indonesia dalam Format Kapsul Modern di Swiss
Rekomendasi
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Jumat 19 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved