Marak Modus Penipuan Robot Trading, Provider Dukung Penertiban Oleh Kemendag
Selasa, 15 Februari 2022 - 18:38 WIB
loading...
A
A
A
“Penjualan Robot Sparta tidak menggunakan sistem MLM dan atau skema Ponzi, Robot Sparta murni dijual secara 'direct selling’. User dapat melakukan deposit, top-up, dan withdraw kapan pun dan berapa pun nominalnya,” tambahnya.
Lebih lanjut, pengguna juga PT Teknologi Otomatis Roket juga mengklaim bahwa semua transaksi dengan para penggunanya berlangsung secara transparan, “Kami memberlakukan surat pernyataan risiko kepada semua user, terkait hak dan kewajiban yang jelas sehingga semua transparan sejak user bergabung,”
Menambahkan, “Kami tidak memberlakukan profit sharing, namun kami tetap mengenakan maintenance fee kepada user, sebagai ganti biaya VPS sebagai server untuk membuat Robot Sparta tetap bekerja secara otomatis. Juga biaya operasional tim analis agar Robot Sparta terhindar dari malfungsi,”
“Kami rutin mengadakan webinar dan punya team customer support berjumlah ratusan orang untuk mengedukasi dan melayani user dengan baik. Kami memberikan file robot kepada user di dalam paket pembelian yang dilakukan oleh user,” pungkasnya.
Belakangan ini trading jadi salah satu kegiatan yang memberikan hasil cukup menggiurkan. Apalagi dengan hadirnya robot trading yang diklaim memudahkan para trader pemula, yang masih kesulitan dalam membaca pasar dan mengambil keputusan.
Robot trading sendiri merupakan tools yang membantu para penggunanya, dalam hal ini trader, dalam menganalisis harga pasar dan membantu mereka dalam mengambil keputusan. Pengguna robot trading bisa memilih untuk melakukan pembelian atau menjual dengan bantuan dari robot trading.
Baca Juga: OJK Peringatkan Para Influencer yang Mempromosikan Binary Option dan Robot Trading Forex
Lebih lanjut, pengguna juga PT Teknologi Otomatis Roket juga mengklaim bahwa semua transaksi dengan para penggunanya berlangsung secara transparan, “Kami memberlakukan surat pernyataan risiko kepada semua user, terkait hak dan kewajiban yang jelas sehingga semua transparan sejak user bergabung,”
Menambahkan, “Kami tidak memberlakukan profit sharing, namun kami tetap mengenakan maintenance fee kepada user, sebagai ganti biaya VPS sebagai server untuk membuat Robot Sparta tetap bekerja secara otomatis. Juga biaya operasional tim analis agar Robot Sparta terhindar dari malfungsi,”
“Kami rutin mengadakan webinar dan punya team customer support berjumlah ratusan orang untuk mengedukasi dan melayani user dengan baik. Kami memberikan file robot kepada user di dalam paket pembelian yang dilakukan oleh user,” pungkasnya.
Belakangan ini trading jadi salah satu kegiatan yang memberikan hasil cukup menggiurkan. Apalagi dengan hadirnya robot trading yang diklaim memudahkan para trader pemula, yang masih kesulitan dalam membaca pasar dan mengambil keputusan.
Robot trading sendiri merupakan tools yang membantu para penggunanya, dalam hal ini trader, dalam menganalisis harga pasar dan membantu mereka dalam mengambil keputusan. Pengguna robot trading bisa memilih untuk melakukan pembelian atau menjual dengan bantuan dari robot trading.
Baca Juga: OJK Peringatkan Para Influencer yang Mempromosikan Binary Option dan Robot Trading Forex
Lihat Juga :