NFT Disita untuk Pertama Kalinya dalam Kasus Penipuan Rp27,03 Miliar

Rabu, 16 Februari 2022 - 08:58 WIB
loading...
NFT Disita untuk Pertama...
Otoritas pajak Inggris telah menyita tiga Non-Fungible Tokens (NFT) sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan penipuan PPN yang melibatkan 250 perusahaan palsu. Foto/Dok
A A A
LONDON - Otoritas pajak Inggris telah menyita tiga Non-Fungible Tokens (NFT) sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan penipuan PPN yang melibatkan 250 perusahaan palsu. HM Pendapatan dan Bea Cukai (HMRC) mengatakan, tiga orang telah ditangkap karena dicurigai mencoba untuk melakukan penipuan senilai 1,4 juta poundsterling atau setara Rp27,03 miliar (Kurs Rp19,308 per pounds).

Baca Juga: Awasi Aliran Dana Virtual, Crypto Currency hingga NFT Dipantau PPATK

Dilansir BBC, pihak berwenang mengatakan langkah ini menjadi penegakan hukum Inggris pertama yang menyita NFT. Sebagai informasi NFT sendiri merupakan aset di dunia digital yang dapat dibeli dan dijual, tetapi tidak memiliki bentuk yang nyata.

Token digital yang muncul pada tahun 2014, dapat dianggap sebagai sertifikat kepemilikan untuk aset virtual atau fisik. NFT memiliki tanda tangan digital yang unik sehingga dapat dibeli dan dijual menggunakan mata uang tradisional atau mata uang kripto, seperti Bitcoin.

Di mana Bitcoin telah digadang-gadang sebagai jawaban digital untuk mata uang digital, sementara NFT telah disebut-sebut sebagai jawaban digital untuk barang koleksi, tetapi banyak pihak skeptis dan khawatir mereka adalah gelembung yang menunggu untuk meledak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Waspada Penipuan Digital,...
Waspada Penipuan Digital, OVO Ingatkan Warga Jangan Bagikan OTP dan PIN
Penipuan Digital Kian...
Penipuan Digital Kian Canggih, Waspadai Perkembangan Scam
Perang AS-Iran Bikin...
Perang AS-Iran Bikin Susah Banyak Negara, 100.000 Pekerja di Inggris Terancam PHK
Waspada, Penipuan File...
Waspada, Penipuan File .APK dan Tautan Palsu Mengatasnamakan DJP
Orang Inggris Diramal...
Orang Inggris Diramal Makin Miskin, Ekonomi Tertinggal dari Mayoritas G7
Info Resmi Undian AQUA...
Info Resmi Undian AQUA Terbaru, Cek Sebelum Klaim Hadiah di AQUA 100% Untung!
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Rekomendasi
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
Tak Oper ke Haaland...
Tak Oper ke Haaland yang Berdiri Bebas, Sorloth Dituding Jadi Penyebab Norwegia Kalah
Yamaha Aerox E Murni...
Yamaha Aerox E Murni Bertenaga Listrik Resmi Diluncurkan
Berita Terkini
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved