Heboh Token Artis, Dua Startup Kolaborasi Berikan Edukasi Investasi Kripto

Kamis, 17 Februari 2022 - 23:13 WIB
loading...
Heboh Token Artis, Dua...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Heboh token kripto artis belum lama ini membuat masyarakat Indonesia yang sebagian besar masih awam dengan investasi kripto menjadi semakin penasaran.

Untuk itu, diperlukan edukasi dan pemahaman yang baik agar mengenal dan terhindar dari risiko penipuan investasi, apapun pilihan produknya.

Dua pemilik usaha rintisan atau startup dari kalangan anak muda terpanggil untuk memberikan edukasi tentang investasi kripto yang sedang naik daun.

Mereka adalah Nadia Amalia, CEO Sribuu, dan pemilik Lagi Cuan Robert Harianto. Edukasi itu mereka sampaikan melalui webinar bertajuk #SiapMakinCuan pada pekan lalu.

"Hal ini kami lakukan untuk memberikan pemahaman, mulai dari pengertian investasi kripto, sampai dengan cara mengetahui produk investasi kripto yang sah dan aman," kata Nadia, dikutip Kamis (17/2/2022).

Baca juga: Dulu Sebut Bitcoin Racun Tikus, Kini Warren Buffett Investasi ke Bank Digital Kripto

Sebagai informasi, Sribuu merupakan aplikasi pengatur keuangan untuk milenial dan Gen Z, sedangkan Lagi Cuan adalah platform edukasi investasi.

Robert Harianto mengatakan, pada masa pandemi ini banyak sekali masyarakat Indonesia yang berpikir untuk berinvestasi agar mendapatkan pemasukan tambahan.

“Dimulai dari trading saham, sampai akhirnya sekarang-sekarang ini popularitas kripto 'meledak' di kalangan investor-investor di Indonesia," ujarnya.

Dia menyebut mata uang kripto merupakan mata uang masa depan yang sekarang ini sudah mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai produk investasi terkini yang popularitasnya semakin meningkat setiap tahunnya.

Terkait banyaknya artis dan selebriti yang mengeluarkan Token Kripto, Robert menjelaskan, penyebaran influencer kripto yang dialami di Indonesia berbeda dengan yang terjadi di luar negeri.

"Kalau di luar negeri ini influencer kripto bukanlah artis atau selebriti, melainkan pengusaha sukses. Contohnya adalah Elon Musk sebagai influencer Dodge Coin. Berbeda untuk di Indonesia sendiri biasanya ‘kiblat’ masyarakat itu masih ke artis dan selebriti,” tukasnya.

Baca juga: Pro Kontra Token Kripto ASIX Milik Anang Hermansyah: Lagi Proses Pendaftaran!

Dia menambahkan, tentu ada dampak positif dan negatif fenomena banyaknya artis dan selebriti yang menjadi pemengaruh kripto. Dampak positifnya, masyarakat Indonesia jadi tahu kalau aset mata uang kripto dan Non Fungible Token (NFT) bisa diaplikasikan ke banyak hal.

Sedangkan dampak negatifnya, terkadang masyarakat kurang riset dan terkena fear of missing out alias FOMO akibat keinginannya mengikuti tren yang sedang dilakukan oleh idolanya.

Lantas, hal apa saja yang penting diperhatikan saat melakukan investasi kripto? Simak tiga tips berikut ini:

1. Sisihkan dana investasi dari penghasilan bulanan
Konsistensi merupakan salah satu kunci kesuksesan investasi. Dengan rajin menyisihkan penghasilan bulanan untuk investasi, Anda akan memiliki lebih banyak tabungan di masa depan.

Guna memudahkan pengaturan keuangan dan menyisihkan penghasilan untuk investasi setiap bulannya, Anda bisa memanfaatkan teknologi seperti aplikasi Sribuu.

Dengan teknologi Artificial Inteligence, Sribuu bisa membantu menganggarkan, mencatat, dan menganalisa keuangan tanpa biaya.
Sribuu juga diawasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan dilengkapi enkripsi yang setara dengan bank. Hal ini untuk memastikan keamanan data keuangan pengguna.

2. Jangan serakah dan FOMO
Hindari sifat serakah dan FOMO saat melakukan investasi kripto. Jangan langsung menghabiskan seluruh dana investasi di satu aset kripto yang dipercayai harganya akan melejit tinggi.

“Selalu punya dana untuk ‘serok’ (membeli kripto saat harga rendah). Jangan serakah di awal dengan beli satu aset kripto karena kamu percaya bahwa satu aset ini akan naik drastis,” saran Robert.

Adapun sikap FOMO juga harus dihindari karena akan mengarahkan Anda ke pembelian yang impulsif. "Banyak banget sekarang orang-orang yang lagi ‘nyangkut’ uangnya di kripto karena kemarin ketika harganya lagi bagus mereka top up terus sampai uangnya habis. Itu dia bahayanya kalau kamu serakah dan FOMO,” tukasnya.

3. Jangan gunakan ‘Uang Panas’
‘Uang Panas’ atau bisa didefinisikan sebagai uang yang Anda butuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, bukanlah uang bisa digunakan untuk investasi kripto.

“Kalau kamu investasi dengan pakai uang sehari-hari kamu, uang sekolah anak kamu, uang kesehatan keluarga kamu, dengan harapan bulan depan pasti cuan, it’s a big no!" tandas Robert.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
Euforia Pesta Bola Dunia...
Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Menjadi Pemimpin Opini...
Menjadi Pemimpin Opini Positif, Bang iSur Buktikan Industri Gaming Bisa Jadi Karier Profesional
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Rekomendasi
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Dibuka, 144 Pegolf Ambil Bagian
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Berita Terkini
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Infografis
2025, Diprediksi akan...
2025, Diprediksi akan Banyak Orang Kaya Mendadak karena Kripto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved