Nestapa Produsen Tahu-Tempe, Laba Pupus Digerus Harga Kedelai
Sabtu, 19 Februari 2022 - 19:58 WIB
loading...
A
A
A
Di tengah kebutuhan hidup yang makin meningkat, kata Maizun, para pedagang bergarap kepada pemerintah untuk segera menstabilkan harga kedelai yang menjadi sumber penghasilannya. "Pemerintah harus memperhatikan rakyat kecil, tolong lah untuk menstabilkan harga kedelai, ya pedagang kecil menjerit," tutur Maizun.
Baca Juga: Harga Kedelai Meroket, Pengrajin Tahu dan Tempe di Jabar Ancam Mogok
Pedagang sekaligus produsen tempe lain asal Jakarta Timur Munasyifa menambahkan, harga kedelai yang tinggi membuat keuntungan makin menyusut. Kalaupun dagangannya habis, kata dia, keuntungan yang didapat hanya pas untuk biaya hidup. "Pas saja, itu pun kalau habis ya, kalau sisa ya nombokin, jadi kalau habis ya tidak ada lebihnya," kata Munasyifa.
Para pedagang terimpit kesulitan karena tak bisa menaikkan harga terlalu tinggi karena khawatir ditinggal pembeli. Menurutnya, saat ini saja kondisi pasar makin sepi, serapan produk olahan kedelai seperti tempe dan tahu makin kecil.
"Harapannya harga itu stabil, karena ini kan bahan pokok ya, kalau naikkan (harga) kasihan masyarakat juga. Biar sama-sama enak lah antara produsen dan konsumen," pungkasnya.
Baca Juga: Harga Kedelai Meroket, Pengrajin Tahu dan Tempe di Jabar Ancam Mogok
Pedagang sekaligus produsen tempe lain asal Jakarta Timur Munasyifa menambahkan, harga kedelai yang tinggi membuat keuntungan makin menyusut. Kalaupun dagangannya habis, kata dia, keuntungan yang didapat hanya pas untuk biaya hidup. "Pas saja, itu pun kalau habis ya, kalau sisa ya nombokin, jadi kalau habis ya tidak ada lebihnya," kata Munasyifa.
Para pedagang terimpit kesulitan karena tak bisa menaikkan harga terlalu tinggi karena khawatir ditinggal pembeli. Menurutnya, saat ini saja kondisi pasar makin sepi, serapan produk olahan kedelai seperti tempe dan tahu makin kecil.
"Harapannya harga itu stabil, karena ini kan bahan pokok ya, kalau naikkan (harga) kasihan masyarakat juga. Biar sama-sama enak lah antara produsen dan konsumen," pungkasnya.
(fai)
Lihat Juga :