Makin Hijau, Pembangkit Listrik EBT Pertamina Capai 687,2 MW
Selasa, 22 Februari 2022 - 12:35 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai informasi, kinerja positif pada aspek operasional Pertamina NRE didukung dengan kinerja HSSE yang baik di mana total jam kerja tercatat 50,65 juta jam tanpa jam kerja hilang, kecelakaan kerja, ataupun kebakaran.
Salah satu anak usaha Pertamina NRE yakni Pertamina Geothermal Energy (PGE) bahkan mencatatkan prestasi kembali memperoleh Proper Emas melalui wilayah kerja Kamojang untuk yang ke-11 kali. Bukan itu saja, Jawa Satu Power (JSP) juga dianugerahi penghargaan sebagai Perusahaan Terbaik PMA dan PMDN Tahun 2021 dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Tahun ini, Pertamina NRE menargetkan kapasitas terpasang sebesar 2,9 GW yang dikontribusikan dari gas to power sekitar 1.800 MW, EBT 971 MW, dan EV serta baterai sebesar 96,2 MWh. Adapun produksi listrik ditargetkan mencapai kurang lebih 7.100 GWh.
Baca juga: Usai Jadi Holding BUMN, Danareksa Bidik Investasi Solar Panel Bareng PLN
Untuk mencapai target tersebut, program yang ditargetkan terealisasi di tahun 2022 antara lain commercial operation date (COD) PLTGU Jawa-1 yang berkapasitas 1.760 MW dan PLTS internal Pertamina dengan potensi mencapai lebih dari 280 MW.
Pada 2022, ujar Dannif, Pertamina NRE juga akan menjalankan amanah dalam mewujudkan program Unlock Value di PGE melalui penawaran umum saham perdana (IPO). Dengan unlock value, Pertamina NRE berharap PGE sebagai anak usaha akan mendapatkan alternatif pembiayaan untuk pengembangan proyek-proyek geothermal ke depan.
Salah satu anak usaha Pertamina NRE yakni Pertamina Geothermal Energy (PGE) bahkan mencatatkan prestasi kembali memperoleh Proper Emas melalui wilayah kerja Kamojang untuk yang ke-11 kali. Bukan itu saja, Jawa Satu Power (JSP) juga dianugerahi penghargaan sebagai Perusahaan Terbaik PMA dan PMDN Tahun 2021 dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Tahun ini, Pertamina NRE menargetkan kapasitas terpasang sebesar 2,9 GW yang dikontribusikan dari gas to power sekitar 1.800 MW, EBT 971 MW, dan EV serta baterai sebesar 96,2 MWh. Adapun produksi listrik ditargetkan mencapai kurang lebih 7.100 GWh.
Baca juga: Usai Jadi Holding BUMN, Danareksa Bidik Investasi Solar Panel Bareng PLN
Untuk mencapai target tersebut, program yang ditargetkan terealisasi di tahun 2022 antara lain commercial operation date (COD) PLTGU Jawa-1 yang berkapasitas 1.760 MW dan PLTS internal Pertamina dengan potensi mencapai lebih dari 280 MW.
Pada 2022, ujar Dannif, Pertamina NRE juga akan menjalankan amanah dalam mewujudkan program Unlock Value di PGE melalui penawaran umum saham perdana (IPO). Dengan unlock value, Pertamina NRE berharap PGE sebagai anak usaha akan mendapatkan alternatif pembiayaan untuk pengembangan proyek-proyek geothermal ke depan.
Lihat Juga :