Makin Hijau, Pembangkit Listrik EBT Pertamina Capai 687,2 MW
Selasa, 22 Februari 2022 - 12:35 WIB
loading...
Pertamina NRE terus mengembangkan energi baru dan terbarukan untuk mencapai target pengurangan karbon. FOTO/Dok Pertamina
A
A
A
JAKARTA - Pertamina New Renewable Energy (NRE) sepanjang tahun 2021 berhasil mencatatkanproduksi listrik sebesar 4.686 GWh (giga watt hour) atau 4% di atas target perusahaan. Capaian tersebutlebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang sebesar 4.637 GWh.
Pertamina NRE yang merupakan subholding Power & New Renewable Energy dari PT Pertamina (Persero) juga berhasil membukukan kinerja positif dari sisi peningkatan kapasitas terpasang pembangkit listrik dari energi baru dan terbarukan (EBT) yakni sebesar 687,2 megawatt (MW), naik dibanding tahun sebelumnya681 MW.
Di samping itu, Pertamina NRE juga mampu menekan cost per unit menjadi USD4,64 per MWh (mega watt hour) atau 5% lebih rendah daripada target yang ditetapkan.
“Kami sangat mengapresiasi kerja solid seluruh jajaran Pertamina NRE, termasuk PGE dan JSP (Jawa Satu Power) yang merupakan bagian dari keluarga besar Pertamina NRE. Tanpa kerja sama yang solid tentu kinerja positif ini tidak akan tercapai,” kata CEO Pertamina NRE Dannif Danusaputro di Jakarta, Senin (21/2/2022).
Baca juga: Pertamina Ngebor Lumpur Sebanyak 113 Ribu Barel, untuk Apa?
Dia menambahkan, tahun 2022 Pertamina NRE memasang target cukup agresif sehingga perlu peningkatan kerja sama agar lebih solid. Di sisi lain, ujar dia, dengan target yang ketat tidak membuat perseroan lupa untuk selalu menerapkan Health, Safety, Security and Environment (HSSE) Excellence.
Pertamina NRE yang merupakan subholding Power & New Renewable Energy dari PT Pertamina (Persero) juga berhasil membukukan kinerja positif dari sisi peningkatan kapasitas terpasang pembangkit listrik dari energi baru dan terbarukan (EBT) yakni sebesar 687,2 megawatt (MW), naik dibanding tahun sebelumnya681 MW.
Di samping itu, Pertamina NRE juga mampu menekan cost per unit menjadi USD4,64 per MWh (mega watt hour) atau 5% lebih rendah daripada target yang ditetapkan.
“Kami sangat mengapresiasi kerja solid seluruh jajaran Pertamina NRE, termasuk PGE dan JSP (Jawa Satu Power) yang merupakan bagian dari keluarga besar Pertamina NRE. Tanpa kerja sama yang solid tentu kinerja positif ini tidak akan tercapai,” kata CEO Pertamina NRE Dannif Danusaputro di Jakarta, Senin (21/2/2022).
Baca juga: Pertamina Ngebor Lumpur Sebanyak 113 Ribu Barel, untuk Apa?
Dia menambahkan, tahun 2022 Pertamina NRE memasang target cukup agresif sehingga perlu peningkatan kerja sama agar lebih solid. Di sisi lain, ujar dia, dengan target yang ketat tidak membuat perseroan lupa untuk selalu menerapkan Health, Safety, Security and Environment (HSSE) Excellence.
Lihat Juga :